Harap Tunggu...

» Muara Teweh » 154. Penguatan 10 Budaya Malu Warnai Apel Senin Pagi PA Muara Teweh
154. Penguatan 10 Budaya Malu Warnai Apel Senin Pagi PA Muara Teweh
  

Penguatan 10 Budaya Malu Warnai Apel Senin Pagi PA Muara Teweh

budaya malu pada apel pagi

Muara Teweh — Pengadilan Agama (PA) Muara Teweh menghadirkan penguatan nilai integritas melalui pembacaan 10 budaya malu dalam rangkaian apel Senin pagi yang dilaksanakan pada Senin, 27 April 2026 pukul 08.00 WIB di halaman kantor PA Muara Teweh. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh aparatur dan berlangsung dalam suasana khidmat di bawah cuaca cerah dan matahari terik.

Pembacaan 10 budaya malu dipandu oleh pegawai PA Muara Teweh, Muliawan Eddy Sentosa, sebagai bagian dari upaya menginternalisasikan nilai-nilai etika kerja dan tanggung jawab moral bagi seluruh aparatur peradilan. Kegiatan ini menjadi pengingat bersama akan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Adapun nilai-nilai yang dibacakan merupakan bagian dari budaya malu PA Muara Teweh, antara lain:

  1. Malu datang terlambat
  2. Malu tidak berpakaian rapi
  3. Malu pulang lebih awal
  4. Malu tidak masuk kerja
  5. Malu selalu sering izin
  6. Malu berpakaian dinas tidak sesuai aturan
  7. Malu bekerja tanpa program
  8. Malu pekerjaan terbengkalai
  9. Malu tidak bertanggung jawab terhadap pekerjaan
  10. Malu tidak bertatakrama dan tidak sopan santun

Melalui pembacaan 10 budaya malu ini, diharapkan dapat benar-benar dihayati oleh setiap aparatur, sehingga mampu menumbuhkan kesadaran untuk bekerja secara profesional, jujur, dan berintegritas.

Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi bersama bahwa keberhasilan institusi tidak hanya ditentukan oleh capaian kinerja, tetapi juga oleh sikap mental dan nilai moral yang dimiliki setiap aparatur.

Dengan terus menginternalisasi budaya malu, PA Muara Teweh berkomitmen untuk membangun lingkungan kerja yang bersih, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan yang berkeadilan bagi Masyarakat pencari keadilan. (mfmm)