Kuala Kapuas, 28 Oktober 2026 – Pengadilan Agama Kuala Kapuas melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026 dengan mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati, Pemuda untuk Indonesia”, Rabu (28/10/2026). Dalam pelaksanaan upacara tersebut, Ahmad Zainuddin, mahasiswa magang dari Institut Agama Islam Darussalam Martapura, dipercaya sebagai komandan upacara.
Kepercayaan yang diberikan kepada mahasiswa magang ini menjadi salah satu bentuk kesempatan untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, dan tanggung jawab generasi muda. Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat dengan diikuti oleh jajaran pimpinan dan aparatur Pengadilan Agama Kuala Kapuas.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum untuk mengenang semangat perjuangan generasi muda Indonesia dalam mempersatukan bangsa. Tema tahun ini menekankan pentingnya karakter patriotik, kegigihan dalam menghadapi tantangan, serta empati terhadap sesama sebagai nilai yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Keterlibatan Ahmad Zainuddin sebagai komandan upacara juga mencerminkan pentingnya memberikan ruang kepada generasi muda untuk belajar melalui pengalaman langsung. Melalui tugas tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman dalam lingkungan kerja pemerintahan, tetapi juga belajar mengenai tata upacara, kepemimpinan, dan kedisiplinan.
Semangat Hari Sumpah Pemuda sejalan dengan upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara. Dalam konteks pendidikan dan pengabdian, pengalaman magang menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan, menanamkan etika, serta memperkuat rasa tanggung jawab.
“Menjadi bagian dari pelaksanaan upacara Hari Sumpah Pemuda merupakan pengalaman berharga bagi generasi muda untuk belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat pengabdian kepada bangsa,”ujarnya.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026, Pengadilan Agama Kuala Kapuas berharap semangat patriotisme, kegigihan, dan empati terus tumbuh di kalangan generasi muda. Sinergi antara lembaga peradilan dan dunia pendidikan diharapkan dapat mendukung pembentukan generasi yang berintegritas, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi Indonesia. (Mra)