Kuala Kapuas, 27 Oktober 2026 – Pelatihan Teknis (Latnis) Manajemen ASN Angkatan V memasuki hari kelima dengan agenda pembelajaran materi Studi Kasus Perencanaan Kebutuhan ASN yang dilaksanakan pada pukul 09.45–11.15 WIB. Materi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta dalam menganalisis dan menyelesaikan permasalahan terkait perencanaan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Melalui pembelajaran berbasis studi kasus, peserta diharapkan mampu memahami penerapan perencanaan kebutuhan ASN secara lebih konkret, mulai dari mengidentifikasi kebutuhan pegawai, menganalisis ketersediaan sumber daya manusia, hingga mempertimbangkan kesesuaian kompetensi dengan tugas dan fungsi organisasi.
Materi ini menjadi bagian penting dalam penguatan kompetensi peserta, mengingat perencanaan kebutuhan ASN harus dilakukan secara cermat dan terukur agar pelaksanaan tugas pemerintahan serta pelayanan publik dapat berjalan secara efektif dan efisien.
“Melalui studi kasus, peserta diharapkan mampu mengembangkan kemampuan analisis dan pemecahan masalah dalam perencanaan kebutuhan ASN, sehingga dapat mendukung pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan organisasi,” demikian pesan pembelajaran yang ditekankan dalam materi tersebut.
Dengan mengikuti agenda Latnis Manajemen ASN Angkatan V Day 5, peserta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan kebutuhan pegawai yang berbasis data, kompetensi, dan kebutuhan nyata organisasi.
Pembelajaran ini sekaligus menjadi bekal bagi peserta untuk mendukung terwujudnya manajemen ASN yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. (Mra)