
Kuala Kapuas – Mahasiswa magang dari UIN Antasari Banjarmasin dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) turut berpartisipasi dalam pengembangan inovasi layanan disabilitas di Pengadilan Agama Kuala Kapuas. Keterlibatan mahasiswa ini merupakan bagian dari dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik yang ramah, inklusif, dan memberikan kemudahan akses bagi penyandang disabilitas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama masa praktik kerja lapangan mahasiswa di Pengadilan Agama Kuala Kapuas. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berkolaborasi dengan aparatur pengadilan untuk memberikan ide, membantu penyusunan materi, serta mendukung pembuatan media informasi yang menjadi bagian dari inovasi layanan disabilitas.
Partisipasi mahasiswa difokuskan pada pengembangan media layanan yang mudah dipahami oleh seluruh pengguna layanan, termasuk penyandang disabilitas. Selain itu, mereka juga turut memberikan masukan berdasarkan perspektif akademik mengenai pentingnya pelayanan publik yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, Pengadilan Agama Kuala Kapuas tidak hanya memperoleh dukungan dalam pengembangan inovasi, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di perguruan tinggi ke dalam praktik pelayanan publik.
Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen Pengadilan Agama Kuala Kapuas dalam menghadirkan layanan yang setara, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. (Mra)
PA Kuala Kapuas dan Pos Indonesia Evaluasi Pelaksanaan MoU untuk Tingkatkan Efektivitas Pengiriman Surat kepada Para Pihak Selanjutnya
Apel Pagi Jadi Momentum Penguatan Disiplin Aparatur PA Kuala Kapuas Sebelumnya