Optimalkan Capaian Output, Tim ZI PTA Palangka Raya Bedah Keselarasan SKP dan PKP Pegawai
PALANGKA RAYA – Tim Pendampingan Zona Integritas (ZI) Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palangka Raya turun untuk memastikan setiap satuan kerja memahami teknis pelaporan kinerja. Bertempat di ruang Media Center, Kamis (5/3/2026), tim membedah keterkaitan antara SKP dan PKP agar keduanya menjadi sinkron.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi bahwa setiap tetes keringat pegawai yang dituangkan dalam angka-angka laporan harus memiliki dasar yang kuat dan saling beririsan antar instrumen penilaian.
Target vs Realisasi: Menghindari Celah Data Dalam paparannya, Tim Pendampingan mengingatkan bahwa perbedaan angka antara target di SKP dan output di PKP bisa menjadi indikasi lemahnya manajemen kinerja. Inkonsistensi ini jika dibiarkan akan menjadi temuan dalam audit internal maupun eksternal.
Rika Y.P., Anggota Tim Pendampingan ZI PTA Palangka Raya, memberikan arahan tegas mengenai keselarasan angka-angka tersebut. Menurutnya, akurasi pelaporan adalah bagian dari reformasi birokrasi yang sesungguhnya.
“Kita ingin memastikan bahwa tidak ada lagi kerancuan data. Sinkronisasi antara SKP dengan PKP, target dan realisasi capaian output keduanya mestinya sama,” jelas Rika. Beliau menambahkan bahwa jika target di awal tahun ditetapkan sekian persen atau unit, maka realisasi yang dilaporkan di kedua dokumen tersebut harus merujuk pada angka yang identik.
Melalui pendampingan ini, diharapkan aparatur peradilan di Kalimantan Tengah semakin mahir dalam mengelola administrasi kepegawaian yang berbasis kinerja, guna mendukung terwujudnya pelayanan publik yang prima dan bersih.
