Menuju WBBM : Pimpinan PTA Palangka Raya Kobarkan Semangat Perubahan dan Integritas di PA Muara Teweh

Muara Teweh – Rabu, 29 April 2026
Bertempat di Ruang Aula KH. Hasan Basri, Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palangka Raya, Dr. H. Bambang Supriastoto, S.H., M.H., didampingi Panitera Drs. H. Darmadi melaksanakan agenda Pembinaan dan Pengawasan di Pengadilan Agama (PA) Muara Teweh pada Rabu (29/4).
Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Ketua PA Muara Teweh, H. Mulyadi, Lc., M.H.I., beserta seluruh jajaran aparatur.
Kegiatan ini terasa emosional bagi Ketua PTA Palangka Raya. Beliau mengawali arahannya dengan menceritakan memori saat pertama kali meniti karier sebagai Calon Pegawai di Muara Teweh. Beliau berbagi pengalaman mengenai kondisi sarana dan prasarana PA Muara Teweh pada masa itu sebagai bentuk refleksi bagi para pegawai saat ini.

Menurut beliau, PTA Palangka Raya layaknya orangtua bagi Pengadilan Agama dibawahnya. Maka PTA Palangka Raya senantiasa akan mengayomi dan memberikan masukan-masukan yang baik. Salah satunya mengenai pandangan hidup setiap aparatur peradilan dalam menentukan standar dunia dan akhirat.
“Dalam urusan akhirat kita selalu melihat ke atas untuk memacu ibadah, namun dalam urusan duniawi, lihatlah ke bawah agar senantiasa bersyukur,” tutur beliau.

Beliau menegaskan bahwa syukur jangan hanya berhenti di lisan, tetapi harus diimplementasikan melalui penggunaan nikmat mata, tangan, dan seluruh anggota tubuh untuk hal-hal baik, bukan untuk pungli, mencuri, apalagi korupsi.
Mengingat waktu terbanyak dalam sehari dihabiskan di kantor, beliau mengingatkan agar lingkungan kerja dipandang sebagai rumah kedua.
“Rekan-rekan di kantor adalah saudara dan keluarga kedua kita. Maka saling kerja-sama dan saling menghargailah satu sama lain” tambah beliau.
Pada sesi berikutnya, Panitera PTA Palangka Raya, Drs. H. Darmadi, memberikan suntikan motivasi terkait transformasi kinerja. Beliau mengapresiasi capaian luar biasa PA Muara Teweh yang berhasil melompat dari peringkat 85 (saat masih Kelas II) menjadi peringkat 24 nasional pada PA Kelas IB dengan nilai kinerja Triwulan I 2026 mencapai 89,73.
“Dengan kekompakan dan semangat perubahan, saya yakin PA Muara Teweh bisa menembus peringkat 20 besar atau bahkan lebih. Ini adalah modal kuat untuk melangkah dari Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).” ujar Panitera.

Beliau juga menyelipkan pesan filosofis bahwa di dunia ini tidak ada yang abadi kecuali perubahan itu sendiri.
Selain itu, beliau menekankan pentingnya menjaga kesehatan untuk mendukung kinerja.
“Iman mengendalikan pola pikir kita, dan pola pikir yang baik akan mengendalikan pola makan, sehingga tubuh kita tetap kuat dan sehat untuk menjalankan amanah pekerjaan,” pesannya.
Menutup arahannya, Panitera membedah beberapa catatan dari hasil temuan HAWASDA Triwulan I 2026 untuk dioptimalkan, antara lain:
1. Ketelitian dalam pembuatan Berita Acara Sidang (BAS) untuk menghindari kesalahan yang berakibat fatal.
2. Ketertiban validasi harian perkara dan keuangan yang harus terus dimonitor oleh pejabat berwenang.
3. Maksimalisasi proses mediasi, baik secara langsung maupun elektronik.
4. Pengendalian validasi ulang agar tidak memengaruhi penilaian kualitas keuangan perkara.

Pembinaan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan juga sharing masukan dari beberapa pegawai PA Muara Teweh. Ini menjadi sebuah bentuk dari komitmen bersama seluruh aparatur PA Muara Teweh untuk terus meningkatkan performa pelayanan demi mewujudkan lembaga peradilan yang agung dan berintegritas. (tim redaksi)
Sekretaris Pengadilan Agama Kuala Kurun Ikuti Sosialisasi Forum Komunikasi Publik Mahkamah Agung RI Selanjutnya