Wakil Ketua PA Sukamara Dampingi CPNS Ikuti Ujian Akhir Latsar dengan Inovasi Digitalisasi Administrasi Saksi

Sukamara, 27 April 2026 —Wakil Ketua Pengadilan Agama Sukamara, Zuhairi Bharata Ashbahi, S.H.I., M.H., mengikuti kegiatan secara daring dalam rangka mendampingi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pengadilan Agama Sukamara, M. Zainul Fuad, A.Md., yang tengah melaksanakan ujian akhir Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS. Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Wakil Ketua pada pukul 11.00 WIB dan diikuti dengan penuh keseriusan serta antusiasme.
Dalam ujian akhir tersebut, M. Zainul Fuad mengangkat tema aktualisasi bertajuk Digitalisasi Administrasi Saksi melalui Inovasi SAKSI PAS (Sistem Administrasi Kelengkapan Identitas Saksi Pengadilan Agama Sukamara) berbasis Google Workspace dan QR Code. Inovasi ini merupakan upaya konkret dalam mendukung transformasi digital di lingkungan peradilan agama, khususnya dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data saksi.
Pada kesempatan tersebut, Fuad memaparkan secara komprehensif latar belakang, tujuan, serta implementasi dari inovasi SAKSI PAS yang telah dirancang dan diujicobakan. Sistem ini memanfaatkan layanan Google Workspace sebagai platform pengelolaan data terintegrasi, yang kemudian dipadukan dengan teknologi QR Code guna mempermudah verifikasi identitas saksi secara cepat, tepat, dan akuntabel. Dengan adanya inovasi ini, proses administrasi yang sebelumnya dilakukan secara manual dapat bertransformasi menjadi lebih modern, efisien, dan minim kesalahan.
Ujian akhir Latsar ini diuji langsung oleh Anna Yulina, S.H., M.H., Hakim Yustisial pada Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI. Dalam proses pengujian, beliau memberikan berbagai pertanyaan mendalam terkait keberlanjutan inovasi, dampak terhadap peningkatan kinerja organisasi, serta potensi replikasi di satuan kerja lain. Turut hadir pula Nanik Qodarsih, S.Kom., yang berperan sebagai coach, memberikan pendampingan selama proses penyusunan hingga pelaksanaan aktualisasi.
Wakil Ketua Pengadilan Agama Sukamara, Zuhairi Bharata Ashbahi, yang bertindak selaku mentor dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungan penuh terhadap inovasi yang diinisiasi oleh CPNS sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi. Beliau menegaskan bahwa inovasi seperti SAKSI PAS sangat relevan dengan tuntutan zaman, di mana digitalisasi menjadi kunci dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di lembaga peradilan.
“Melalui inovasi ini, kita tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan,” ujar beliau.
Kegiatan ujian akhir Latsar ini berlangsung dengan lancar dan penuh interaksi konstruktif antara peserta, penguji, dan coach. Diharapkan, inovasi SAKSI PAS dapat terus dikembangkan dan diimplementasikan secara berkelanjutan di Pengadilan Agama Sukamara, serta menjadi inspirasi bagi satuan kerja lainnya dalam menciptakan terobosan-terobosan berbasis teknologi informasi.
Dengan adanya dukungan pimpinan dan semangat inovasi dari para CPNS, Pengadilan Agama Sukamara terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan peradilan yang modern, profesional, dan berbasis teknologi informasi. (zba/redpaskr)