Kumandang Azan Ashar Menggema di PA Sukamara, Mengajak Aparatur Menyegerakan Ibadah di Tengah Aktivitas

Sukamara, 30 Juni 2026 – Di tengah kesibukan memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menyelesaikan berbagai tugas kedinasan, suasana di Pengadilan Agama (PA) Sukamara sejenak berubah khidmat ketika lantunan azan Ashar menggema dari ruang operator kantor, Selasa, 30 Juni 2026. Kumandang azan tersebut menjadi penanda masuknya waktu Sholat Ashar sekaligus mengajak seluruh aparatur untuk meninggalkan sejenak aktivitas pekerjaan dan memenuhi panggilan Allah Swt.
Adalah Arif Rahman yang bertugas mengumandangkan azan Ashar pada hari itu. Dari balik kaca ruang operator, ia melantunkan kalimat-kalimat azan dengan penuh penghayatan. Suara azan yang terdengar jelas di seluruh lingkungan kantor menghadirkan suasana religius sekaligus menjadi pengingat bahwa di tengah padatnya aktivitas pekerjaan, kewajiban beribadah tetap harus menjadi prioritas.
Kumandang azan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari budaya kerja di Pengadilan Agama Sukamara. Setiap kali waktu sholat tiba, aktivitas pelayanan dan pekerjaan disesuaikan agar seluruh aparatur muslim dapat melaksanakan ibadah secara berjamaah di mushola kantor. Tradisi tersebut mencerminkan komitmen lembaga dalam membangun keseimbangan antara profesionalisme dalam bekerja dan ketaatan dalam menjalankan ajaran agama.
Bagi Pengadilan Agama Sukamara, azan bukan sekadar penanda waktu sholat. Lebih dari itu, azan merupakan syiar Islam yang senantiasa dihidupkan di lingkungan peradilan sebagai pengingat akan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah Swt. di tengah pelaksanaan amanah sebagai pelayan masyarakat. Setiap lantunan kalimat tauhid yang dikumandangkan menjadi ajakan untuk menumbuhkan keikhlasan, memperkuat integritas, serta menghadirkan ketenangan batin dalam menjalankan tugas.
Konsistensi pelaksanaan azan dan sholat berjamaah juga menjadi bagian dari pembinaan karakter aparatur. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, dan keteladanan yang tumbuh melalui ibadah diyakini mampu membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dalam memberikan pelayanan kepada para pencari keadilan.
Melalui pembiasaan tersebut, Pengadilan Agama Sukamara terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang religius, harmonis, dan berintegritas. Kumandang azan yang diserukan oleh Arif Rahman pada sore itu menjadi pengingat bahwa keberhasilan dalam menjalankan tugas negara hendaknya selalu diiringi dengan ketaatan kepada Allah Swt., sehingga setiap langkah pengabdian senantiasa memperoleh keberkahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.(vk/redpaskr)
Rapat Terbatas Kepaniteraan Pengadilan Agama Kuala Kurun Selanjutnya