Harap Tunggu...

» Kasongan » Yayasan Pencegahan Kanker Nusantara (YPKN) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi edukasi kesehatan di Kantor Pengadilan Agama Kasongan.
Yayasan Pencegahan Kanker Nusantara (YPKN) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi edukasi kesehatan di Kantor Pengadilan Agama Kasongan.
  

Agenda preventif yang dihadiri oleh jajaran pegawai ini bertujuan untuk memberikan informasi sedini mungkin secara langsung mengenai pengertian kanker, mengenali gejala klinis pada tubuh, serta mengedukasi cara sehat dan hemat bagi seluruh aparatur sipil dalam menghindari bahaya penyakit tersebut. Melalui kegiatan edukasi tatap muka ini, diharapkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya deteksi dini dapat tertanam kuat di lingkungan kerja Pengadilan Agama Kasongan.

WhatsApp Image 2026 09 25 at 15.23.59

Dalam paparan materinya, tim penyuluh menjelaskan secara komprehensif bahwa penyakit kanker merupakan perubahan sel normal menjadi abnormal yang sering kali berawal dari pertumbuhan tumor. Para pegawai diberikan pemahaman mendalam untuk membedakan antara tumor jinak yang bertumbuh lambat serta tumor ganas yang menjadi cikal bakal kanker. Sosialisasi ini memberikan perhatian khusus pada ancaman fatal kanker prostat bagi kaum pria yang menduduki posisi pembunuh nomor tiga setelah stroke dan jantung, serta ancaman nyata kanker serviks dan kanker payudara yang menjadi momok mematikan bagi kaum wanita.

WhatsApp Image 2026 09 25 at 10.18.13

Sebagai langkah antisipasi, seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Kasongan diimbau untuk mengenali faktor pemicu utama kanker, mulai dari aspek genetika, paparan zat karsinogenik, hingga kekeliruan dalam pola pengolahan makanan. Pihak yayasan juga menekankan pentingnya pemeriksaan rutin mandiri maupun medis melalui metode screening seperti Papsmear dan IVA Test guna mendeteksi gejala pada rahim sejak stadium awal. Rangkaian acara sosialisasi ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen dan sinergi bersama dalam mewujudkan lingkungan kerja yang sehat dan bebas dari ancaman kanker.( RD/Tim Redaksi )