Harap Tunggu...

» Kasongan » SEMARAK HUT RI DAN MAHKAMAH AGUNG, PA KASONGAN GELAR LOMBA BOY/GIRL GROUP YANG DIIKUTI SELURUH PEGAWAI
SEMARAK HUT RI DAN MAHKAMAH AGUNG, PA KASONGAN GELAR LOMBA BOY/GIRL GROUP YANG DIIKUTI SELURUH PEGAWAI
  

KASONGAN — Suasana penuh keceriaan, gelak tawa, dan kreativitas mewarnai Aula Kantor Pengadilan Agama (PA) Kasongan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Mahkamah Agung Republik Indonesia, PA Kasongan menggelar perlombaan boy/girl group yang diikuti dengan sangat antusias oleh seluruh pegawai.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.30 WIB ini dirancang untuk mempererat kebersamaan, kekompakan, dan mencairkan suasana di tengah rutinitas pekerjaan kedinasan yang padat. Seluruh aparatur peradilan—mulai dari unsur pimpinan, hakim, pejabat fungsional dan struktural, staf,PPPK hingga Out Sourcing—dibagi menjadi 5 (lima) kelompok perwakilan yang harus menampilkan koreografi dan aksi panggung terbaik mereka.

Aksi Panggung Kreatif dan Penuh Gelak Tawa

Meski sebagian besar peserta bukan merupakan penyanyi dan penari profesional, totalitas yang ditunjukkan oleh setiap kelompok patut diacungi jempol. Berbagai atribut unik, kostum kreatif, dan koreografi yang mengundang gelak tawa penonton disajikan secara apik di hadapan dewan juri dan suporter masing-masing kelompok.

Masing-masing kelompok unjuk gigi membawakan lagu-lagu populer dengan aransemen gerak tari yang memadukan unsur kekinian dan kekompakan tim. Sorak-sorai dan yel-yel penyemangat dari para pendukung semakin membakar semangat para peserta yang tampil di atas panggung darurat halaman kantor.

Penuh Keakraban hingga Garis Akhir

Acara ditutup dengan penilaian dari para juri khusus, penyerahan apresiasi, serta sesi foto bersama seluruh pegawai PA Kasongan. Melalui perlombaan boy/girl group ini, diharapkan ikatan kekeluargaan antar-pegawai semakin erat, sehingga mampu mendongkrak motivasi kerja dalam memberikan pelayanan hukum yang berintegritas dan optimal kepada masyarakat pencari keadilan di Bumi Penyang Hinje Simpei. (NF/Red)