Harap Tunggu...

» Berita Utama » Ketua MA RI Lantik Drs. H. Wahyudi, S.H., M.H. sebagai Ketua PTA Palangka Raya
Ketua MA RI Lantik Drs. H. Wahyudi, S.H., M.H. sebagai Ketua PTA Palangka Raya
  

Ketua MA RI Lantik Drs. H. Wahyudi, S.H., M.H. sebagai Ketua PTA Palangka Raya

Jakarta – Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah jabatan Drs. H. Wahyudi, S.H., M.H. sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palangka Raya, bersama tujuh Ketua Pengadilan Tingkat Banding lainnya dari lingkungan peradilan agama. Prosesi pelantikan berlangsung pada Selasa, 1 September 2026, bertempat di Lantai 14 Ruang Kusumah Atmadja, Tower Mahkamah Agung Republik Indonesia, Jakarta.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung Republik Indonesia. Selanjutnya, dibacakan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia tentang pengangkatan Ketua Pengadilan Tingkat Banding oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung Republik Indonesia, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan para Ketua Pengadilan Tingkat Banding yang baru. Setelah pengambilan sumpah, dilakukan penandatanganan Berita Acara Sumpah Jabatan dan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan dengan penuh integritas.

Sebagai bagian dari prosesi pelantikan, Ketua Mahkamah Agung RI memasangkan kalung jabatan kepada para Ketua Pengadilan Tingkat Banding yang baru dilantik. Pemasangan kalung jabatan tersebut menjadi simbol pengukuhan amanah dan tanggung jawab dalam memimpin satuan kerja di wilayah masing-masing.

Ketua MA Tekankan Tiga Pilar Kepemimpinan Peradilan

Dalam sambutannya, Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H., menekankan pentingnya menghadirkan pimpinan peradilan yang berkualitas dalam rangka menjaga kehormatan dan marwah lembaga peradilan, terlebih di tengah tingginya ekspektasi masyarakat terhadap lembaga peradilan.

“Di balik untaian kalung jabatan yang tersemat di bahu Saudara, ada kepercayaan pimpinan Mahkamah Agung yang menaruh harapan besar kepada Saudara,” ujar Prof. Sunarto.

Ketua Mahkamah Agung menyampaikan bahwa terdapat tiga tolok ukur utama yang menjadi fondasi kepemimpinan berkualitas di lingkungan peradilan, yaitu integritas dalam karakter, kompetensi dalam kemampuan, dan kepemimpinan transformatif dalam menghasilkan perubahan.

Pada aspek integritas, Prof. Sunarto menegaskan bahwa integritas bukan sekadar nilai tambah bagi seorang pimpinan, melainkan merupakan hal yang mutlak dimiliki. Seorang Ketua Pengadilan Tingkat Banding harus mampu menjadi role model atau teladan bagi para hakim dan seluruh aparatur di wilayah hukumnya.

“Integritas adalah harga mati, terlebih bagi seorang pimpinan. Saya sering menyampaikan bahwa ikan busuk dimulai dari kepala. Integritas berarti kesesuaian antara apa yang diyakini, apa yang dikatakan, dan apa yang dilakukan,” tegasnya.

Selain integritas, kompetensi juga menjadi unsur penting dalam kepemimpinan peradilan. Para pimpinan pengadilan dituntut untuk memiliki semangat belajar dan meningkatkan kemampuan secara berkelanjutan, baik dalam penguasaan hukum, manajemen peradilan, maupun dalam mengikuti perkembangan teknologi.

Sementara itu, kepemimpinan transformatif menuntut seorang Ketua Pengadilan untuk memiliki visi dan keberanian dalam melakukan perubahan. Pimpinan harus mampu keluar dari zona nyaman dan menghadirkan berbagai inovasi serta perbaikan yang dapat mendorong kemajuan organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

“Jika kita rumuskan secara sederhana, kepemimpinan peradilan yang berkualitas itu adalah kepemimpinan yang berintegritas dalam karakter, berkompetensi dalam kemampuan, dan transformatif dalam menghasilkan perubahan,” tegas Ketua Mahkamah Agung.

Momentum Penguatan Kepemimpinan PTA Palangka Raya

Pelantikan Drs. H. Wahyudi, S.H., M.H. sebagai Ketua PTA Palangka Raya menjadi momentum penting bagi PTA Palangka Raya dalam melanjutkan pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan di wilayah hukum Kalimantan Tengah.

Dengan amanah baru tersebut, diharapkan kepemimpinan PTA Palangka Raya dapat terus memperkuat integritas, meningkatkan kompetensi aparatur, serta mendorong transformasi dan inovasi dalam penyelenggaraan peradilan. Hal ini sejalan dengan komitmen Mahkamah Agung untuk mewujudkan peradilan yang modern, profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.

Turut hadir dalam kegiatan pelantikan tersebut Sekretaris PTA Palangka Raya dan Kepala Bagian PTA Palangka Raya. (Tim Redaksi)