Pengadilan Agama Sukamara Laksanakan Apel Senin di Tengah Kabut Asap Karhutla

Sukamara, 28 September 2026 — Aparatur Pengadilan Agama Sukamara melaksanakan kegiatan apel pagi rutin pada Senin, 28 September 2026, bertempat di halaman apel Pengadilan Agama Sukamara. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk kedisiplinan sekaligus sarana untuk meningkatkan kesiapan seluruh aparatur dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Apel pagi dipimpin oleh Ibu Hakim Ayu Mulyana, S.H., M.H. dan diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Sukamara. Meskipun kondisi lingkungan pada pagi hari masih diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seluruh peserta apel tetap mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh antusias.
Kabut asap yang menyelimuti wilayah Sukamara memberikan suasana berbeda pada pelaksanaan apel kali ini. Kondisi udara yang kurang baik tidak menyurutkan semangat para aparatur untuk tetap melaksanakan kegiatan rutin tersebut. Dengan tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan kesehatan, seluruh aparatur hadir sebagai wujud komitmen terhadap kedisiplinan serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas kedinasan.
Dalam pelaksanaan apel, para aparatur berdiri dengan tertib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pelaksanaan apel pagi menjadi momentum untuk mempersiapkan diri sebelum memulai aktivitas pelayanan dan pekerjaan masing-masing. Selain sebagai sarana pembinaan kedisiplinan, apel juga menjadi kesempatan bagi seluruh aparatur untuk memperkuat koordinasi dan menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas di lingkungan Pengadilan Agama Sukamara.
Kegiatan apel pagi memiliki peran penting dalam membangun budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab. Kehadiran seluruh aparatur dalam apel menunjukkan komitmen untuk memulai pelaksanaan tugas dengan kesiapan dan semangat kerja yang baik. Terlebih, aparatur peradilan memiliki tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan secara profesional, tertib, dan berintegritas.
Suasana kabut asap yang terjadi sebagai dampak karhutla juga menjadi pengingat bagi seluruh pihak akan pentingnya menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Kondisi tersebut diharapkan tidak mengurangi semangat dalam melaksanakan tugas, namun tetap menjadi perhatian bersama agar aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan aman dan lancar.