Kapuas (11/3) Bada Dhuhur ini, seluruh Warga PA Kuala Kapuas ikuti Kultum Ramadhan Ke #11 yang disampaikan oleh Fakhir Tashin Baaj, S.H.,M.Kn. Kultum tersebut turut dihadiri langsung oleh Ketua PA Kuala Kapuas, Suharja, S.Ag.,M.H. dan seluruh aparatur PA Kuala Kapuas.
Pada kultum kali ini, Fakhir selaku penceramah membuka penyampaian dengan menarik mundur Sejarah terkait konflik AS – Iran yang belakangan ini menjadi pemberitaan berbagai media. Melalui Sejarah tersebut, Penceramah menjelaskan bahwa peperangan saat ini tidak hanya terbatas pada perang modern dengan alutsista yang canggih, melainkan juga peperangan melalui pikiran atau yang di sebut Ghawz Al-Fikr.
Untuk itu, Penceramah mengimbau agar setiap muslim/Muslimah, khususnya Warga PA Kuala Kapuas dapat membentengi diri dari berbagai pemahaman-pemahaman yang berpotensi merusak keimanan seseorang. Dalam hal ini, penceramah menjelaskan 4 indikasi bahwa suatu pemahaman telah merusak.
“ialah pemahaman tersebut merusak akhlak, menghancurkan pikiran, melunturkan kepribadian hingga menuntun kepada kemurtadan.”, paparnya.
Ia mengimbau seluruh Warga PA Kuala Kapuas yang behadir untuk senantiasa membentengi diri dari berbagai propaganda dan agitasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. (VON)