Kapuas (7/9) Awali Pekan perdana di September ini , PA Kuala Kapuas laksanakan rutinitas Apel Senin Pagi. Apel kali ini dilaksanakan secara indoor dikarenakan kondisi udara yang berasap karhutla yang mulai tebal. Kendatipun dilaksanakan secara indoor, Apel tetap hikmat sebagaimana mestinya. Apel kali ini dipimpin oleh Sandy Surya Pratama dan selaku Pembina apel ialah Wakil Ketua, Mulyadi, Lc.,M.H.I.
Usai pembacaan 10 Budaya Malu, Pembina sampaikan amanat yang berkenaan dengan kode etik perilaku masing-masing profesi. Mulyadi mengimbau agar setiap hakim dan aparatur terus berpedoman pada kode etik masing-masing dalam berperilaku dan berpedoman pada SOP yang telah ditetapkan selama pelaksanaan tugas.
“Jangan judol, jangan narkoba atau obat-obatan terlarang, jangan selingkuh. Jangan ya Bapak/Ibu, mari kita jaga nama baik kita pribadi, nama baik instansi kita juga.”, tegasnya.
Lebih lanjut, Mulyadi turut sampaikan terkait pelaksanaan tugas selama masa terdampak asap karhutal belakangan ini. Ia mengimbau agar aparatur mengurangi aktivitas outdoor agar terhindar dari asap yang beracun dan berpotensi mengundang penyakit.
“sebisa mungkin, maksimalkan di indoor saja Bapak/Ibu.”, tuturnya.
Usai amanat apel, rangkaian kegiatan apel dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan Satya Karya Dwiwindu dan Sewindu bagi hakim dan aparatur. Diantaranya hakim atau aparatur yang menerima penghargaan Satya-Karya Dwiwindu ialah Mulyadi, Lc.,M.H.I., Maya Sosilawati, S.E.,M.Ak., Camelia, A.Md., Fachruji, S.H. Adapun yang menerima penghargaan Satya-Karya Sewindu ialah Santi, S.Sy.,M.H. Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Kuala Kapuas, Doni Burhan Efendi, S.H.I.