Kajian Kitab Riyadhus Shalihin: Anjuran Untuk Makan Dari Hasil Usaha Tangan Sendiri Dan Menahan Diri Dari Meminta Serta Menuntut Agar Diberi

Kuala Kurun│pa-kualakurun.go.id
Suasana khidmat terasa saat kajian rutin di Pengadilan Agama Kuala Kurun seusai sholat Ashar berjamaah. Pada hari Senin tanggal 27 Juli 2026, materi yang disampaikan yaitu tentang Anjuran untuk Makan dari Hasil Usaha Tangan Sendiri dan Menahan Diri dari Meminta serta Menuntut Agar Diberi. Materi tersebut disampaikan oleh Hakim PA Kuala Kurun, Natasya Nur Fadilah, S.H.
Dalam kajian tersebut, materi merujuk pada Bab 59 dalam Kitab Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi yang memuat sejumlah hadis tentang keutamaan bekerja. Salah satunya adalah sabda Rasulullah SAW yang menjelaskan bahwa seseorang yang mencari kayu bakar untuk dijual demi memenuhi kebutuhannya lebih baik daripada meminta-minta kepada orang lain, baik diberi maupun ditolak. Hadis lain juga menyebutkan bahwa tidak ada makanan yang lebih baik daripada makanan yang diperoleh dari hasil usaha tangan sendiri, sebagaimana Nabi Dawud AS mencari nafkah dari hasil pekerjaannya sendiri.
Sebagai umat muslim, kita harus memahami pentingnya bekerja keras, menjaga kehormatan diri, serta mencari rezeki yang halal dan penuh keberkahan sesuai tuntunan Islam. Islam sangat mendorong umatnya untuk berusaha mencari nafkah melalui pekerjaan yang halal. Bekerja tidak hanya menjadi sarana memenuhi kebutuhan hidup, tetapi juga merupakan bentuk ibadah apabila dilakukan dengan niat yang benar dan cara yang sesuai syariat.
Selain itu, jamaah juga diingatkan bahwa meminta bantuan kepada orang lain hanya diperbolehkan dalam kondisi tertentu yang memang dibenarkan syariat, seperti keadaan darurat atau benar-benar tidak mampu. Diharapkan aparatur PA Kuala Kurun semakin memahami bahwa mencari nafkah dengan usaha sendiri merupakan jalan yang mulia di sisi Allah SWT.
Basmi Pungli, Tolak Gratifikasi, Melayani Sepenuh Hati
PA Kuala Kurun M.A.N.T.A.P!
“Bravo PA Kuala Kurun!” (WK – TI)