Harap Tunggu...

» Kuala Kurun » Pembinaan Ketua PTA Palangka Raya di PA Kuala Kurun: Dorong Integritas, Kinerja, dan Target WBK 2026
Pembinaan Ketua PTA Palangka Raya di PA Kuala Kurun: Dorong Integritas, Kinerja, dan Target WBK 2026
  

Pembinaan Ketua PTA Palangka Raya di PA Kuala Kurun: Dorong Integritas, Kinerja, dan Target WBK 2026

Kuala Kurun — Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palangka Raya, Dr. H. Bambang Supriastoto, S.H., M.H. bersama Panitera dan Sekretaris PTA Palangka Raya melaksanakan kegiatan pembinaan di Pengadilan Agama Kuala Kurun pada Jumat 24 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja, integritas aparatur, serta penguatan tata kelola peradilan yang profesional dan akuntabel.

Dalam pembinaannya, Panitera PTA Palangka Raya memaparkan kondisi kinerja perkara di PA Kuala Kurun. Berdasarkan data triwulan awal tahun 2026, terdapat peningkatan capaian kinerja dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi penyelesaian perkara maupun peringkat nasional. Namun demikian, masih ditemukan beberapa catatan penting hasil pengawasan daerah (Hawasda), antara lain ketertiban administrasi perkara, optimalisasi penggunaan e-court calendar, serta ketelitian dalam pemeriksaan kelengkapan berkas perkara.

Panitera juga menekankan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan prosedur persidangan serta optimalisasi mediasi elektronik sebagai bagian dari modernisasi peradilan.

Sementara itu, Sekretaris PTA Palangka Raya dalam paparannya menyoroti aspek pengelolaan anggaran. Dijelaskan bahwa terdapat kebijakan strategis terkait penyesuaian alokasi anggaran, termasuk penggunaan tunjangan kinerja untuk mendukung pembayaran gaji hakim. Selain itu, satuan kerja diingatkan untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran.

Hal ini menjadi penting mengingat adanya ketentuan penarikan kembali anggaran apabila tidak dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Oleh karena itu, perencanaan yang matang dan eksekusi yang tepat waktu menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pengelolaan keuangan satuan kerja.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PTA Palangka Raya memberikan pembinaan terkait pembangunan Zona Integritas (ZI). Beliau menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas peradilan. Enam area perubahan dalam ZI, mulai dari manajemen perubahan hingga peningkatan kualitas pelayanan publik, harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.

Ketua PTA juga mengingatkan bahwa pengadilan tidak hanya berfungsi sebagai lembaga penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat pencari keadilan. Oleh karena itu, budaya kerja yang menjunjung tinggi prinsip 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) harus terus ditanamkan dalam setiap lini pelayanan.

Menutup kegiatan pembinaan, pimpinan PTA Palangka Raya menyampaikan harapan besar agar Pengadilan Agama Kuala Kurun dapat meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2026. Dengan komitmen bersama, peningkatan kinerja, serta penguatan integritas, target tersebut diyakini dapat tercapai.

Basmi Pungli, Tolak Gratifikasi, Melayani Sepenuh Hati

PA. Kuala Kurun M.A.N.T.A.P!

Bravo PA Kuala Kurun!” (AM/Sekre – TI)