
Kapuas (7/4) Memasuki Hari Ke – 2 Pelatihan Teknis Yudisial Filsafat Hukum Untuk Keadilan bagi Hakim Lingkungan Peradilan Umum, Agama, Militer dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Gelombang I Tahun 2026, Ghazian Luthfi Zulhaqqi, S.H.,M.H., selaku Hakim PA Kuala Kapuas sekaligus peserta dalam kegiatan tersebut mengungkapkan impresinya. Menurutnya, kegiatan kemarin menjadi salah satu sarana baginya menambah wawasam dan mengasah pikiran. Pasalnya, dengan input-input demikian, ia sebagai Hakim merasa terbantu dalam rangka melaksanakan tugasnya.
“itu benar-benar sarana yang megah untuk menambah wawasan dan memperluas pemikiran.”, tandasnya di sela-sela ishoma Hari Ke-2.
Impresinya tidak lepas dari materi yang disampaikan secara langsung oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI, Dr. H. Syamsul Arief, S.H., M.H. Materi yang disampaikan nya ialah Filsafat Keadilan (Dialektika Kepastian vs Moralitas). Ghazian menuturkan bahwa terminologi dari Kepastian dan Moralitas dalam materi tersebut memberikannya sebuah wawasan yang baru. Dengan hadirnya materi tersebut, memberikan nya sebuah Kesan yang cukup mendalam, sehingga memengaruhi setiap gagasan, khususnya terkait pelaksanaan tugasnya sebagai Hakim.
“ini dasar, dan benar-benar nge-hit saya, membangunkan saya.”, tuturnya.
(VON)