Harap Tunggu...

» Berita Utama » Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya
  

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya

Jakarta – Selasa tanggal 3 Februari 2026, Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Prof. Dr. Sunarto, S.H, M.H. secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya Dr. H. Bambang Supiastoto, S.H., M.H. bersama dengan 17 Ketua Pengadilan Tingkat Banding lainnya dari tiga lingkungan peradilan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lt. 14 Ruang Kusumah Atmadja, Tower Mahkamah Agung.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung Republik Indonesia, serta dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung  Republik Indonesia tentang pengangkatan Ketua Tingkat Banding yang baru oleh Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung Republik Indonesia Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H.

Prosesi selanjutnya, yaitu pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan Berita Acara Sumpah Jabatan dan Pakta Integritas. Dilakukan juga pemasangan kalung jabatan oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia kepada Ketua Tingkat Banding sebagai tanda sahnya pelaksanaan amanah pada jabatan tersebut.

Dalam kesempatan ini, Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan komitmen melayani, bukan untuk dilayani.

“Suatu jabatan, dalam level apapun, hanyalah titipan sementara. Ia adalah amanah yang datang, dan suatu saat akan berakhir seiring perputaran waktu,” ujar Prof. Sunarto dalam sambutannya.

Beliau juga mengingatkan, para pimpinan pengadilan tingkat banding memegang posisi strategis sebagai kawal depan Mahkamah Agung di daerah. Karena itu, ia menekankan agar jabatan dijalankan dengan rendah hati, kehati-hatian, serta sepenuh hati demi menjaga marwah lembaga peradilan.

“Pemimpin yang hebat, bukan mereka yang selalu ingin dihormati, melainkan mereka yang mampu merunduk untuk mendengar, dan merangkul dengan ketulusan,” tuturnya.

Menurut beliau, kewenangan yang melekat pada jabatan harus diiringi dengan tanggung jawab hukum dan moral yang besar. Setiap kebijakan dan keputusan pimpinan pengadilan, lanjutnya, akan berdampak langsung pada hajat hidup masyarakat pencari keadilan.

Menutup sambutannya, beliau mengajak seluruh pimpinan peradilan untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Ia menekankan kepercayaan masyarakat hanya dapat dirawat melalui kinerja nyata, pelayanan profesional, dan sikap aparatur yang berintegritas.

Pada pelantikan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya juga dihadiri oleh Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya Abdul Rifai, S.H.I., M.H. sebagai perwakilan dari Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya. (tim redaksi)