Ketua MA RI Prof. Sunarto Beri Pembinaan Strategis kepada Seluruh Sekretaris Pengadilan Se-Indonesia
Jakarta, 12 Desember 2025 — Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI), Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H memberikan Pembinaan Administrasi Kesekretariatan kepada para Sekretaris Pengadilan seluruh Indonesia. Pembinaan secara nasional ini sangat strategis kepada seluruh Sekretaris Pengadilan tingkat banding dan tingkat pertama dari empat lingkungan peradilan. Kegiatan yang berlangsung di Balairung Gedung Tower Mahkamah Agung (MA) RI pada hari Jumat, 12 Desember 2025. Forum ini dirancang sebagai wadah strategis untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan integritas, serta menegaskan kembali peran sentral jabatan Sekretaris Pengadilan dalam mendukung fungsi utama lembaga peradilan.
Apresiasi Atas Capaian Gemilang Tahun 2025
Dalam arahannya, Ketua MA menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sejumlah capaian penting yang telah diraih oleh lembaga peradilan sepanjang tahun 2025. Capaian ini menunjukkan kinerja positif dan komitmen MA serta seluruh jajaran peradilan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, antara lain seperti Penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mengindikasikan keberhasilan dalam pengelolaan manajemen kepegawaian. Kemudian Penghargaan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN): Menegaskan tata kelola Barang Milik Negara (BMN) yang baik. Dan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Mahkamah Agung berhasil mempertahankan predikat WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 13 tahun berturut-turut, sebuah rekor yang menunjukkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan negara.
Fokus pada Realisasi Anggaran dan Tata Kelola Keuangan
Meskipun capaian gemilang telah diraih, Ketua MA juga memberikan catatan penting yang menjadi fokus utama di penghujung tahun anggaran. Beliau secara spesifik menyoroti perlunya perhatian serius terhadap realisasi anggaran, terutama untuk Belanja Barang dan Belanja Modal yang harus segera direalisasikan sebelum tahun anggaran berakhir.
“Saya meminta para Sekretaris (Pengadilan) untuk memastikan penyerapan anggaran dilakukan lebih tertib, terencana, dan tepat waktu. Hal ini krusial untuk menjaga kredibilitas pengelolaan keuangan institusi,” tegasnya.
Pembinaan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh Sekretaris Pengadilan untuk menguatkan peran mereka sebagai motor penggerak administrasi dan keuangan di satuan kerja masing-masing, memastikan bahwa dukungan non-yudisial berjalan optimal, berintegritas, dan akuntabel.
1213. Jumat Sehat Rutin PA Pulang Pisau Selanjutnya
