Harap Tunggu...

» Sukamara » Ketua dan Panitera PTA Palangkaraya Laksanakan Pembinaan di Pengadilan Agama Sukamara, Tekankan Integritas dan Pemahaman Tupoksi
Ketua dan Panitera PTA Palangkaraya Laksanakan Pembinaan di Pengadilan Agama Sukamara, Tekankan Integritas dan Pemahaman Tupoksi
  

Ketua dan Panitera PTA Palangkaraya Laksanakan Pembinaan di Pengadilan Agama Sukamara, Tekankan Integritas dan Pemahaman Tupoksi

Sukamara, 6 April 2026 — Pengadilan Agama Sukamara menerima kunjungan pembinaan dari Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palangkaraya, Dr. H. Bambang Supriastoto, S.H., M.H., bersama Panitera PTA Palangkaraya, Drs. H. Darmadi, pada hari Senin, 6 April 2026. Kegiatan pembinaan tersebut dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB bertempat di ruang sidang utama Pengadilan Agama Sukamara.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Sukamara, mulai dari Pimpinan, hakim, pejabat struktural dan fungsional, hingga seluruh staf. Suasana berlangsung dengan penuh khidmat dan antusias, mencerminkan keseriusan para aparatur dalam menerima arahan dan pembinaan dari pimpinan tingkat banding.

Dalam kesempatan tersebut, Panitera PTA Palangkaraya, Drs. H. Darmadi, menyampaikan materi pembinaan yang berfokus pada aspek teknis dan non-teknis, khususnya terkait pentingnya pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing aparatur peradilan. Beliau menekankan bahwa pemahaman yang baik terhadap tupoksi merupakan dasar utama dalam menjalankan tugas secara profesional dan akuntabel.

“Setiap aparatur harus memahami dengan jelas tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Hal ini penting agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan serta untuk memastikan bahwa setiap proses pelayanan berjalan secara efektif dan efisien,” ujar beliau dalam penyampaiannya.

Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan bahwa PA Sukamara merupakan satuan kerja yang berperestasi, harap menjaga prestasi tersebut.

Sementara itu, Ketua PTA Palangkaraya, Dr. H. Bambang Supriastoto, S.H., M.H., dalam arahannya menyampaikan materi yang menitikberatkan pada aspek integritas aparatur peradilan. Beliau mengapresiasi capaian Pengadilan Agama Sukamara yang beberapa waktu lalu berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Menurut beliau, predikat tersebut merupakan sebuah prestasi yang patut disyukuri, namun juga menjadi tanggung jawab besar untuk terus dijaga dan ditingkatkan. Integritas, lanjut beliau, bukan hanya sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari dalam menjalankan tugas.

“Predikat WBK yang telah diraih harus menjadi motivasi untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas integritas. Jangan sampai apa yang sudah dicapai menjadi menurun. Integritas adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan,” tegas beliau.

Beliau juga mengingatkan seluruh aparatur agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, serta profesionalitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Selain itu, penting bagi seluruh aparatur untuk menjaga citra lembaga dengan memberikan pelayanan yang prima, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang bertentangan dengan peraturan yang berlaku.

Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam serta menjadi motivasi bagi seluruh aparatur Pengadilan Agama Sukamara untuk terus meningkatkan kinerja, baik dari segi teknis maupun non-teknis. Dengan demikian, Pengadilan Agama Sukamara dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mempertahankan predikat yang telah diraih.(zba/redpaskr)