Harap Tunggu...

» Sampit » 410. Aparatur PA Sampit Kelas IB Saksikan Secara Virtual Pelantikan Ketua PTA Palangka Raya
410. Aparatur PA Sampit Kelas IB Saksikan Secara Virtual Pelantikan Ketua PTA Palangka Raya
  

Aparatur PA Sampit Kelas IB Saksikan Secara Virtual Pelantikan Ketua PTA Palangka Raya

Sampit│pa-sampit.go.id

Sampit – Selasa, 03 Februari 2026 Aparatur Pengadilan Agama Sampit menyaksikan jalannya prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 18  Ketua Pengadilan Tingkat Banding dari tiga lingkungan peradilan, termasuk salah satunya adalah Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palangka Raya Dr. H. Bambang Supiastoto, S.H., M.H., yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia. Acara tersebut disaksikan oleh beberapa aparatur Pengadilan Agama Sampit dari tempat kerjanya masing-masing, antara lain Sekretaris Pengadilan Agama Sampit Isnaniyah, S.Ag., PPPK Muhammad Amin, S.H. dan Ragil Tri Wicaksana serta Teknisi Sarana dan Prasarana Muhammad Ifandi, S.T.

Acara sakral tersebut disiarkan secara langsung melalui channel YouTube Resmi Mahkamah Agung RI. Pelantikan berlangsung tepat pada pukul 10.00 di Ruang Kusumah Atmadja, Gedung Mahkamah Agung di Jakarta. Kedelapan belas Ketua Pengadilan Tingkat Banding terpilih dengan khidmat mengucapkan sumpah jabatan dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan, dipandu langsung oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Yang Mulia Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H.

Suasana penuh khidmat menyelimuti setiap prosesi, menandai awal amanah baru yang akan dijalani dengan penuh tanggung jawab. Seusai pelantikan, Ketua Mahkamah Agung RI menyampaikan ucapan selamat dan pesan mendalam kepada para Ketua Pengadilan Tingkat Banding yang baru dilantik. “Dalam kesempatan tersebut, Ketua MA menegaskan jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan komitmen melayani, bukan untuk dilayani.

“Suatu jabatan, dalam level apapun, hanyalah titipan sementara. Ia adalah amanah yang datang, dan suatu saat akan berakhir seiring perputaran waktu,” ujar Prof. Sunarto dalam sambutannya.

Ketua MA mengingatkan, para pimpinan pengadilan tingkat banding memegang posisi strategis sebagai kawal depan Mahkamah Agung di daerah. Karena itu, ia menekankan agar jabatan dijalankan dengan rendah hati, kehati-hatian, serta sepenuh hati demi menjaga marwah lembaga peradilan.

“Pemimpin yang hebat, bukan mereka yang selalu ingin dihormati, melainkan mereka yang mampu merunduk untuk mendengar, dan merangkul dengan ketulusan,” tuturnya.

Menurut Ketua MA, kewenangan yang melekat pada jabatan harus diiringi dengan tanggung jawab hukum dan moral yang besar. Setiap kebijakan dan keputusan pimpinan pengadilan, lanjutnya, akan berdampak langsung pada hajat hidup masyarakat pencari keadilan.

Lebih lanjut, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Airlangga itu menegaskan esensi kepemimpinan dalam peradilan adalah pengabdian dan pelayanan. Jabatan, menurut dia, bukanlah mahkota, melainkan sarana untuk menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.

“Kita menjabat untuk melayani, bukan minta dilayani,” tegas Sunarto.

Dalam konteks pembinaan dan pengawasan, Ketua MA juga menekankan pentingnya keteladanan. Pimpinan pengadilan tingkat banding diharapkan menjadi role model integritas bagi hakim dan aparatur peradilan di wilayah yurisdiksinya.

Menutup sambutannya, Ketua MA mengajak seluruh pimpinan peradilan untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Ia menekankan kepercayaan masyarakat hanya dapat dirawat melalui kinerja nyata, pelayanan profesional, dan sikap aparatur yang berintegritas.

“Kepercayaan publik bukanlah sesuatu yang bersifat statis. Ia harus dirawat, dipelihara, dan ditingkatkan melalui kinerja nyata, pelayanan yang profesional, serta sikap aparatur yang berintegritas,” pungkasnya.

Hadirnya perwakilan dari Pengadilan Agama Sampit merupakan wujud komitmen dalam mendukung langkah strategis Mahkamah Agung RI. Pelantikan ini menjadi tolak ukur untuk merefleksikan kembali pentingnya kepemimpinan yang visioner dan responsif terhadap tantangan zaman.

PA Sampit Bahalap, Bahalap, Bahalap.!!!