Harap Tunggu...

» Sampit » 253. Dari Ball Boy hingga Aktif di Lapangan, Muhammad Ifandi, S.T. Temukan Kembali Semangat Tenis Bersama PTWP PA Sampit Kelas IB
253. Dari Ball Boy hingga Aktif di Lapangan, Muhammad Ifandi, S.T. Temukan Kembali Semangat Tenis Bersama PTWP PA Sampit Kelas IB
  

Dari Ball Boy hingga Aktif di Lapangan, Muhammad Ifandi, S.T. Temukan Kembali Semangat Tenis Bersama PTWP PA Sampit Kelas IB

Sampit│pa-sampit.go.id
Sampit – Kecintaan terhadap olahraga tenis memiliki cerita tersendiri bagi Muhammad Ifandi, S.T., yang kini aktif mengikuti kegiatan tenis bersama Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Pengadilan Agama Sampit Kelas IB. Perjalanan Ifandi mengenal tenis bermula sejak masa remaja, tepatnya saat ia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kala itu, Ifandi pertama kali dikenalkan dengan olahraga tenis oleh seorang tetangga yang mengajaknya bermain bersama seorang kakek. Kakek tersebut diketahui merupakan pensiunan pegawai Pengadilan Agama Medan. Dari pertemuan itulah, Ifandi mulai mengenal dunia tenis dan kerap diajak mengikuti berbagai pertandingan, meskipun perannya saat itu lebih sering sebagai ball boy.

Pada masa remaja, Ifandi belum terlalu tertarik untuk menekuni tenis secara serius. Ia menilai tenis sebagai olahraga yang cukup berat dan menantang bagi fisiknya yang masih muda. Namun demikian, sejak saat itu Ifandi sudah mulai mampu memukul bola dengan baik, bahkan telah mengenal dan melakukan servis, meski belum rutin bermain sebagai pemain aktif.

Seiring berjalannya waktu, Ifandi tumbuh dewasa dan mulai menapaki dunia kerja. Titik balik kebersamaannya dengan tenis kembali hadir ketika ia dinyatakan lulus dan diterima sebagai CPNS, serta ditempatkan di Pengadilan Agama Sampit Kelas IB. Melalui ajakan rekan-rekan PTWP, Ifandi kembali turun ke lapangan tenis dan mulai rutin berolahraga.

Keterlibatannya dalam kegiatan PTWP PA Sampit Kelas IB membawa nuansa nostalgia tersendiri bagi Ifandi, mengingat sudah lama ia tidak menginjakkan kaki di lapangan tenis. Kini, olahraga tenis tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi momen untuk mengenang perjalanan masa lalu serta mempererat kebersamaan antar aparatur peradilan.

Dengan semangat yang tumbuh kembali, Muhammad Ifandi, S.T. membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi jembatan kenangan, kebersamaan, dan gaya hidup sehat, khususnya di lingkungan Pengadilan Agama Sampit Kelas IB.

PA Sampit : Bahalap, Bahalap, Bahalap !