Harap Tunggu...

» Pulang Pisau » 459. Ingin Khatam Al-Qur’an Tapi Gak Punya Waktu?, Masa Iya, Coba Metode Khatam Al-Qur’an Berikut Ini!”
459. Ingin Khatam Al-Qur’an Tapi Gak Punya Waktu?, Masa Iya, Coba Metode Khatam Al-Qur’an Berikut Ini!”
  

Ingin Khatam Al-Qur’an Tapi Gak Punya Waktu?, Masa Iya, Coba Metode Khatam Al-Qur’an Berikut Ini!”

Pulang Pisau| pa-pulangpisau.go.id

Bulan Ramadan merupakan ajang semangat dan berlomba-lomba dalam kebaikan (Fastabiqul Khairat). Salah satu target utama setiap Muslim dan Muslimah adalah mengkhatamkan Al-Qur’an. Namun, terkadang bagi pekerja yang super sibuk dan memiliki ritme kerja yang padat, mengatur waktu seringkali menjadi tantangan tersendiri.

Berikut adalah beberapa tips strategis untuk mengatur waktu tadarus agar target khatam tetap tercapai tanpa mengganggu produktivitas pelayanan publik:

1. Gunakan Rumus “2 Lembar Setiap Shalat”

Strategi paling klasik namun efektif adalah membagi target 1 juz per hari menjadi lima bagian. Dengan membaca 2 lembar (4 halaman) setiap selesai shalat fardhu, Anda akan menyelesaikan 1 juz dalam sehari.

u Subuh: 2 Lembar

u Dzuhur: 2 Lembar (Bisa dilakukan di sela istirahat kantor)

u Ashar: 2 Lembar

u Maghrib: 2 Lembar

u Isya/Tarawih: 2 Lembar

2. Manfaatkan “Golden Hour” Sebelum Jam Kantor

Datanglah ke kantor 15–30 menit lebih awal. Suasana kantor yang masih tenang sebelum pelayanan dibuka adalah waktu terbaik untuk fokus membaca Al-Qur’an. Ini juga berfungsi sebagai “pemanasan spiritual” agar suasana hati tetap tenang saat melayani masyarakat.

3. Optimalkan Aplikasi Al-Qur’an Digital

Di era digital 2026, mobilitas bukan lagi hambatan. Gunakan aplikasi Al-Qur’an di ponsel pintar Anda untuk membaca di sela-sela waktu tunggu, seperti saat menunggu antrean atau saat istirahat siang. Satu ayat yang dibaca di sela kesibukan jauh lebih baik daripada tidak sama sekali.

4. Metode “Satu Dudukan” di Sepertiga Malam

Bagi Anda yang terbiasa bangun untuk shalat Tahajud dan Sahur, manfaatkan waktu ini untuk membaca lebih banyak (misal: 3–5 lembar). Konsentrasi di waktu sahur biasanya lebih tinggi karena gangguan suara dan aktivitas luar masih minim.

5. Bentuk Kelompok Tadarus Bersama

Di lingkungan Pengadilan Agama Pulang Pisau, mengadakan tadarus bersama setelah shalat Dzuhur berjamaah bisa menjadi motivasi tambahan. Saling menyimak bacaan rekan kerja tidak hanya memperbaiki tajwid, tetapi juga mempererat silaturahmi antar-pegawai.

“Membaca Al-Qur’an bukan tentang seberapa banyak waktu luang yang kita miliki, tapi tentang seberapa besar kita meluangkan waktu untuknya.”

Dengan pengaturan waktu yang disiplin, target spiritual di bulan Ramadan 1447 H ini insya Allah dapat tercapai beriringan dengan kinerja kantor yang tetap prima.

C.A.T. (Cepat, Aktual, dan Terpercaya), WA/Timred