Harap Tunggu...

» Pulang Pisau » 1410. Panmud Gugatan Ikuti Refleksi Akhir Tahun 2025 Mahkamah Agung Republik Indonesia, Wujudkan Visi Pengadilan Bermartabat untuk Indonesia Berdaulat.
1410. Panmud Gugatan Ikuti Refleksi Akhir Tahun 2025 Mahkamah Agung Republik Indonesia, Wujudkan Visi Pengadilan Bermartabat untuk Indonesia Berdaulat.
  

Panmud Gugatan Ikuti Refleksi Akhir Tahun 2025 Mahkamah Agung Republik Indonesia, Wujudkan Visi Pengadilan Bermartabat untuk Indonesia Berdaulat.

 

Pulang Pisau | pa-pulangpisau.go.id

Pulang Pisau – Selasa, 30-12-2025, Menutup kalender kerja tahun 2025, Panitera Muda (Panmud) Gugatan Pengadilan Agama Pulang Pisau, Hj. Norbaiti, S.H.I melalui live streaming  mengikuti agenda Refleksi Akhir Tahun Mahkamah Agung Republik Indonesia. Kegiatan ini mengusung tema besar penguatan integritas menuju “Pengadilan Bermartabat, Negara berdaulat”, sebuah komitmen untuk menempatkan kehormatan institusi peradilan setinggi mungkin melalui layanan yang bersih dan transparan.

Dalam refleksi kali ini, Ketua Mahkamah Agung RI memaparkan sejumlah keberhasilan besar sepanjang tahun 2025, khususnya dalam hal akselerasi penyelesaian perkara dan optimalisasi layanan publik. Bagi jajaran Panmud Gugatan, fokus utama diarahkan pada efektivitas sistem administrasi perkara yang kini telah bertransformasi penuh ke arah digital.

“Refleksi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan cermin bagi kita untuk melihat sejauh mana integritas dan profesionalisme telah kita berikan kepada masyarakat pencari keadilan,” ujar Ketua Mahkamah Agung dalam sambutannya.

Bagi Panmud Gugatan, hal ini menjadi pengingat penting bahwa pintu pertama keadilan—yaitu pendaftaran gugatan—harus bebas dari praktik pungli dan birokrasi yang berbelit.

Keikutsertaan jajaran kepaniteraan dalam refleksi ini mempertegas posisi kepaniteraan sebagai garda terdepan dalam menjaga marwah Mahkamah Agung RI. Dengan semangat refleksi 2025, diharapkan seluruh aparatur pengadilan mampu menjaga perilaku dan kode etik demi tegaknya keadilan di tanah air.

Beberapa poin strategis yang ditekankan dalam pertemuan tersebut bagi jajaran kepaniteraan, khususnya bagian gugatan, antara lain: Optimalisasi E-Court, Integritas Tanpa Kompromi, Penyelesaian Perkara Tepat Waktu.

“Pengadilan yang bermartabat adalah pengadilan yang dipercaya oleh rakyatnya. Kita adalah pelayan masyarakat, bukan penguasa perkara,” pesan pimpinan Mahkamah Agung dalam penutupan acara.

Acara ditutup dengan peluncuran beberapa aplikasi pendukung kinerja terbaru yang akan mulai diimplementasikan secara penuh pada awal Januari 2026.

 

 “C.A.T. (Cepat, Aktual, dan Terpercaya), NB/Timred”