Harap Tunggu...

» Palangka Raya » Syawal Momentum Penguatan Integritas, Wakil Ketua PA Palangka Raya Ajak Aparatur Jaga Kontinuitas Ibadah
Syawal Momentum Penguatan Integritas, Wakil Ketua PA Palangka Raya Ajak Aparatur Jaga Kontinuitas Ibadah
  

Syawal Momentum Penguatan Integritas, Wakil Ketua PA Palangka Raya Ajak Aparatur Jaga Kontinuitas Ibadah

 

PALANGKA RAYA – Menandai dimulainya pekan kerja di bulan Syawal 1447 H, Pengadilan Agama (PA) Palangka Raya menggelar apel pagi rutin di halaman kantor pada Senin, (06/04/2026). Bertindak sebagai Pembina Apel, Wakil Ketua PA Palangka Raya, H. M. Sa’dan, S.Ag., menyampaikan amanat strategis mengenai pentingnya menjadikan bulan kesepuluh Hijriah ini sebagai pijakan penguatan integritas, baik secara personal maupun sosial.

Dalam arahannya, H. M. Sa’dan menekankan bahwa Syawal merupakan fase pembuktian atas kualitas spiritual yang telah ditempa selama satu bulan penuh di madrasah Ramadhan. Menurut beliau, esensi sejati dari perayaan Idul Fitri adalah kembalinya manusia kepada kesucian yang harus dibarengi dengan peningkatan standar moral dan etos kerja.

Ujian Konsistensi dan Nilai Syawal

  1. M. Sa’dan menjelaskan bahwa secara terminologi, “Syawal” mengandung makna peningkatan. Oleh karena itu, momentum ini harus menjadi ujian bagi konsistensi atau istiqomah setiap pegawai dalam menjaga ritme ibadah yang sudah terbentuk.

“Kenaikan atau peningkatan yang dimaksud dalam makna Syawal adalah kemauan kita untuk terus membawa nilai-nilai Ramadhan ke bulan-bulan selanjutnya. Kuncinya adalah kontinuitas. Jangan sampai ritme ibadah yang sudah sangat baik, terutama sholat berjamaah di masjid dan interaksi kita dengan Al-Qur’an, memudar seiring berlalunya Ramadhan,” tegas beliau.

Integritas Sosial dan Lembaran Baru

Selain aspek vertikal kepada Sang Pencipta, Wakil Ketua PA Palangka Raya juga menyoroti aspek horizontal atau hubungan antarmusia. Beliau mengajak seluruh jajaran—mulai dari unsur pimpinan, hakim, hingga staf—untuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan. Hal ini dianggap penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan solid.

Beliau berharap, dengan hati yang bersih, seluruh aparatur dapat memulai “lembaran baru” dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semangat peningkatan yang ada pada bulan Syawal harus ditransformasikan ke dalam kinerja yang lebih progresif, transparan, dan akuntabel.

 

Komitmen Kinerja Progresif

Menutup amanatnya, H. M. Sa’dan memberikan pesan motivasi agar seluruh keluarga besar PA Palangka Raya tidak terjebak dalam euforia perayaan semata, melainkan fokus pada target-target organisasi yang harus dicapai dengan semangat baru.

“Mari kita jadikan energi positif dari bulan Syawal ini sebagai bahan bakar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi para pencari keadilan di Kota Palangka Raya,” pungkasnya.

Apel pagi diakhiri dengan barisan yang tertib dan suasana penuh kekeluargaan, mencerminkan kesiapan penuh seluruh aparatur Pengadilan Agama Palangka Raya dalam menjalankan tugas kedinasan di tahun 2026 ini.