❄️“Sejuk Menjelang Tengah Malam: Perawatan AC Ruang Panitera Pengadilan Agama Palangka Raya, 1 Desember 2025”❄️
Senin malam, 1 Desember 2025, ketika jarum jam mendekati pukul 22.30 dan sebagian besar kota Palangka Raya mulai terbungkus keheningan, Pengadilan Agama Palangka Raya masih menyisakan satu denyut aktivitas yang terjaga. Di ruang Panitera—ruang yang biasanya menjadi pusat pergerakan administrasi persidangan di siang hari—sebuah pekerjaan penting mulai ditangani: perawatan AC yang telah dijadwalkan khusus di luar jam kerja.
Lampu-lampu kantor menyala lembut, menciptakan suasana tenang yang berbeda dari ramainya siang. Di tengah keteduhan malam itu, teknisi AC hadir dengan perlengkapan yang tertata: tangga lipat, obeng yang bergemerisik halus, serta cairan pembersih yang memancarkan aroma segar. Setiap langkahnya terasa seperti merawat sebuah instrumen yang harus tetap prima untuk menyokong kerja peradilan.
Petugas Piket malam, yang selalu menjadi garda terakhir penjaga kantor, mendampingi proses perawatan dengan kewaspadaan yang tak kendor meski waktu sudah larut. Ia memastikan ruangan tetap aman, memberikan penerangan tambahan, dan siap membantu kapan pun dibutuhkan. Dalam diam, ia menjadi saksi sekaligus penjaga ritme kerja yang berlangsung.
Proses perawatan dimulai dari pembukaan panel AC yang telah bekerja keras sepanjang bulan. Filter yang dipenuhi debu dibersihkan hingga kembali jernih. Evaporator dan blower dicuci dengan teliti, seperti membersihkan jalur napas sebuah mesin yang mesti tetap kuat. Bahkan tekanan freon diperiksa dengan cermat, memastikan kesejukan yang keluar esok hari tetap stabil dan bersih.
Ruang Panitera terasa seperti sedang dipersiapkan untuk babak baru. Tanpa hiruk-pikuk pegawai dan tanpa tumpukan berkas yang biasanya menghiasi meja, perawatan AC malam itu menjadi momen sunyi yang bermakna. Hanya suara alat pembersih yang bersahutan dengan hembusan angin malam, menciptakan simfoni kecil yang hanya terdengar oleh mereka yang bertugas.
Ketika proses selesai, udara dingin kembali mengalir dengan lembut, membelai ruangan yang kini terasa lebih segar. Ruang Panitera siap menyambut agenda persidangan dan administrasi keesokan harinya tanpa gangguan panas yang bisa mencuri fokus atau kenyamanan kerja.
Perawatan larut malam ini menunjukkan komitmen Pengadilan Agama Palangka Raya dalam merawat fasilitas kerja tanpa mengganggu pelayanan publik pada jam-jam produktif. Dedikasi yang hadir pada pukul 22.30, dengan teknisi yang teliti dan petugas piket yang selalu sigap, merupakan wujud nyata bahwa kualitas pelayanan dibangun bukan hanya pada siang hari, tetapi juga melalui kerja sunyi yang digarap saat kantor telah sepi.
Malam itu, ketika halaman kantor hanya ditemani lampu dan angin lembut, Pengadilan Agama Palangka Raya menutup harinya dengan kesejukan yang dipulihkan—sebuah investasi hening untuk kenyamanan esok hari. ❄️🌙✨




