Harap Tunggu...

» Palangka Raya » Ruang Virtual yang Menyala: PPPK Batch IV Menyelami Pedoman Orientasi dengan Penuh Perhatian
Ruang Virtual yang Menyala: PPPK Batch IV Menyelami Pedoman Orientasi dengan Penuh Perhatian
  

🌼 “Ruang Virtual yang Menyala: PPPK Batch IV Menyelami Pedoman Orientasi dengan Penuh Perhatian” 🌼

Hari 2 Desember 2025 terasa seperti halaman baru yang dibuka serentak oleh ratusan peserta PPPK Batch IV. Tepat pada jam yang telah dijadwalkan, layar ZOOM menjadi panggung digital tempat para PPPK berkumpul, menyatukan perhatian mereka pada satu sosok di layar:
Bapak TIMBUL BONARDO F. SIAHAAN, S.E., M.M.
(Kasubbid Pengajaran)

Dengan pembawaan yang tenang namun bertenaga, beliau memandu peserta memasuki materi penting: Pedoman Orientasi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Materi yang tampak administratif itu berubah menjadi alur cerita yang hidup, ketika dijelaskan dengan penekanan yang jernih dan contoh yang membumi.

Suasana ZOOM tidak sekadar formal—ada percikan semangat di balik setiap slide, seakan para peserta sedang membangun jembatan menuju peran besar mereka dalam pelayanan publik.

Di tengah sesi, beliau memaparkan tujuan utama Orientasi PPPK, yang menjadi fondasi orientasi ini:

  1. Memberikan Pengenalan dan Penyediaan Informasi mengenai ASN
    Para peserta diperkenalkan pada ekosistem ASN: mulai dari struktur organisasi hingga nilai budaya kerja yang menjadi denyut utamanya. Ini adalah peta besar yang harus dipahami sebelum melangkah.

  2. Pembekalan kepada PPPK yang baru diangkat
    Materi ini ibarat bekal awal sebelum perjalanan panjang. Pembekalan yang diberikan tidak hanya berupa aturan, tetapi pemahaman yang menguatkan kesiapan mereka sebagai aparatur negara.

  3. Pengenalan Nilai-nilai, Tugas, dan Fungsi ASN
    Nilai-nilai dalam ASN—seperti integritas, profesionalitas, tanggung jawab, dan orientasi pelayanan—disampaikan sebagai identitas yang harus melekat dalam setiap langkah PPPK. Inilah ruh birokrasi.

  4. Orientasi wajib diikuti semua PPPK baru dan hanya 1 (satu) kali selama menjabat
    Menjadikannya momen tunggal yang penuh makna. Sekali pertemuan, namun dengan dampak jangka panjang dalam perjalanan karier mereka.

  5. Mempersiapkan pemahaman tentang nilai dan fungsi ASN sebelum terjun ke birokrasi
    Seperti cahaya pembuka jalan, pemahaman ini membantu PPPK mengenali arah, batasan, dan nilai-nilai yang harus dijunjung sebelum memasuki ritme kerja yang sebenarnya.

Seluruh peserta menyimak dengan sungguh-sungguh—suasana tenang, aliran materi lancar, dan tidak ada satu detik pun yang dibiarkan terlewat tanpa perhatian. Wajah-wajah di layar ZOOM tampak menyerap setiap pesan, seperti lembar kertas yang siap ditulisi ilmu baru.

Dan ketika sesi mendekati akhir, Bapak Bonardo Siahaan menutupnya dengan kalimat yang terasa menggema lebih lama dari suaranya:

“Mari wujudkan ASN yang profesional, integritas, dan berorientasi pelayanan.”

Kalimat itu tidak sekadar penutup; ia seperti kompas moral yang diselipkan di tangan setiap peserta. Sebuah pengingat bahwa perjalanan mereka sebagai PPPK bukan hanya tentang bekerja, tetapi tentang melayani dengan kualitas, menjaga kehormatan jabatan, dan membawa manfaat bagi masyarakat.

🌿 Hari ini bukan sekadar orientasi—ini adalah lembar awal pengabdian. Dan Batch IV telah memulainya dengan langkah yang penuh kesadaran.