“Meniti Tangga Ilmu, Menjemput Predikat: Perjalanan PPPK Rahmad Suaidi Menuntaskan Orientasi SIBANGKOM dengan Nilai Sangat Memuaskan” ✨
Di antara deru pekerjaan harian dan tuntutan pelayanan publik yang selalu menunggu di halaman depan, ada sebuah perjalanan sunyi yang tak selalu terlihat oleh mata—perjalanan belajar. Bagi seorang PPPK, jalan ini bukan sekadar kewajiban, melainkan ladang untuk mengasah ketangkasan berpikir, ketelitian bekerja, dan kedewasaan dalam mengabdi.
Begitu pula kisah yang ditorehkan Rahmad Suaidi, Penata Layanan Operasional, yang baru saja menuntaskan rangkaian Orientasi PPPK melalui platform pembelajaran SIBANGKOM (https://sibangkom.lan.go.id). Perjalanan yang panjang, bertingkat, dan penuh rintangan ini tidak dijalani dalam satu hembusan napas. Ia melangkah perlahan namun mantap, seperti pendaki yang tak tergesa tetapi yakin pada puncak yang menantinya.
Perjalanan dimulai dari Pemanggilan Peserta untuk Overview PPPK, sebuah pintu pembuka yang mengantar para peserta memahami peta besar tentang tugas dan tanggung jawab mereka sebagai aparatur negara. Dari sana, Rahmad mulai menyelami Materi SWAJAR PPPK, sebuah gugusan pengetahuan yang dipecah menjadi tiga agenda penting: Agenda I, Agenda II, dan Agenda III.
Setiap halaman materi yang dibaca, setiap video pembelajaran yang diputar, dan setiap poin penjelasan yang harus dicerna—semuanya menuntut konsentrasi dan komitmen. Tak jarang malam menjadi lebih panjang, dan waktu istirahat berubah menjadi waktu eksplorasi belajar.
Namun perjalanan tak berhenti di situ. Sebagaimana sebuah perjalanan ilmu yang utuh, Rahmad juga harus menyusun jurnal pembelajaran dari ketiga agenda materi tersebut. Sebuah proses reflektif yang memaksa pengetahuan tak hanya singgah, tetapi menetap. Ia menuliskan kembali, merangkum ulang, menafsirkan pelajaran—hingga terciptalah catatan yang menjadi jejak intelektual sepanjang orientasi ini.
Dan akhirnya, tibalah ia pada gerbang yang menentukan: Evaluasi Akademik I.
Bukan tahap yang ringan, bukan pula sekadar formalitas. Evaluasi ini menjadi wadah untuk membuktikan seberapa dalam pemahaman yang telah ditanam. Lembar demi lembar soal dikerjakan dengan tenang, dengan ingatan yang tersusun rapi dan keyakinan yang telah ditempa sejak awal.
Waktu berlalu, dan hari yang ditunggu pun tiba. Dalam layar perangkatnya, muncul sebuah pesan yang membuat perjalanan panjang itu terasa terbayar tuntas:
“Selamat Anda telah LULUS Evaluasi Akademik SWJAR PPPK dengan predikat nilai SANGAT MEMUASKAN.”
Nilainya—96. Bukan sekadar deretan angka. Ia adalah cermin disiplin, simbol tekad, dan bukti bahwa jerih payah tak pernah mengkhianati hasil. Meski Rahmad menyadari bahwa selalu ada nilai yang lebih tinggi, namun predikat ini sudah lebih dari cukup untuk menghadirkan rasa syukur dan kebanggaan.
Kini ia menunggu terbitnya sertifikat resmi, lembar pengesahan yang kelak akan menjadi kenangan sekaligus penanda bahwa perjalanan belajar ini telah tuntas. Namun sesungguhnya, lebih dari sebuah sertifikat, Rahmad telah membawa pulang sesuatu yang lebih bernilai—keyakinan bahwa setiap proses pembelajaran membawa kita selangkah lebih matang, lebih siap, dan lebih teguh dalam menjalankan amanah sebagai pelayan publik.
Dan perjalanan ini bukanlah akhir.
Ia hanya satu bab dari kisah yang masih panjang.
Namun bab ini, tanpa ragu, ditulis dengan tinta dedikasi yang begitu kuat.
🌟 Selamat kepada Rahmad Suaidi atas capaian yang membanggakan ini.
Semoga semangat belajar yang menyala tak pernah padam, dan terus menjadi cahaya dalam setiap pengabdian.

