Lestarikan Warisan Budaya, Pegawai PA Palangka Raya Tampil Anggun dengan Batik Setiap Jumat
PALANGKA RAYA – Nuansa berbeda tampak di lingkungan Pengadilan Agama (PA) Palangka Raya setiap hari Jumat. Menggantikan seragam formal harian, seluruh pegawai mulai dari pimpinan hingga staf PPNPN tampil serasi dan elegan dalam balutan busana batik. Transformasi penampilan ini merupakan bagian dari komitmen instansi dalam melestarikan warisan budaya takbenda Indonesia.
Penggunaan baju batik ini bukan sekadar mengikuti tren, melainkan bentuk kepatuhan terhadap instruksi pemerintah sekaligus upaya memperkuat identitas nasional di lingkungan birokrasi peradilan.
Keberagaman motif batik yang dikenakan para pegawai—mulai dari Batik Benang Bintik khas Kalimantan Tengah hingga motif Nusantara lainnya—menciptakan suasana kantor yang lebih hangat dan ramah. Hal ini dinilai memberikan dampak psikologis positif bagi masyarakat yang datang berkunjung.
“Mengenakan batik di hari Jumat memberikan kesan pelayanan yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat, tanpa mengurangi sedikit pun nilai profesionalisme kami sebagai aparat hukum,” ungkap salah satu pegawai PA Palangka Raya.
Meski tampil dengan busana yang lebih santai dan artistik, kinerja pegawai PA Palangka Raya tetap berada pada level tertinggi. Penggunaan batik ini menjadi penutup pekan yang manis, di mana nilai-nilai luhur bangsa dipadukan dengan semangat transformasi peradilan yang modern. Dengan berbaju batik, PA Palangka Raya membuktikan bahwa modernisasi lembaga peradilan tetap bisa berjalan beriringan dengan kearifan lokal.
Follow juga akun Media Sosial PA Palangka Raya
Instagram : pa_palangka_raya
facebook : pengadilan agama palangka raya
youtube : PA Palangkaraya
#humasmahkamahagung #ditjenbadilag #pengadilanagama #pa_palangkaraya #pta_palangkaraya
