🌟 Gelombang Baru Penilaian: Pengisian e-TR Badilag Jadi Babak Perdana PPPK di Pengadilan Agama Palangka Raya 🌟
Palangka Raya membuka hari dengan denyut ritmis yang berbeda pada Selasa pagi, 02 Desember 2025. Tepat pukul 08.00 WIB, Media Center Pengadilan Agama Palangka Raya berubah menjadi ruang kompas—tempat seluruh arah dipersatukan demi satu tujuan: memahami dan menaklukkan e-TR (Electronic Track Record) Badilag, instrumen penilaian satker yang kini menjadi tolok ukur penting setiap triwulan.
Di ruangan yang berpendar cahaya layar dan semangat baru itu, hadir lengkap seluruh jajaran kesekretariatan, Ketua Pengadilan Agama Palangka Raya, serta para PPPK yang masih membawa aura segar pascapelantikan. Mereka duduk membentuk lingkaran tekad, seolah merapatkan barisan sebelum memulai perjalanan administratif yang semakin digital.
Di hadapan mereka, pengarahan dan panduan pengisian e-TR disampaikan dengan runtut—layaknya peta yang membuka rute baru. Bagi PPPK, momen ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan hari pertama memasuki rimba penilaian kinerja Badilag. Seluruh indikator, alur unggahan, validasi kinerja, hingga ritme pelaporan triwulan dijelaskan satu per satu. Setiap materi disambut tatapan fokus yang berkilau, seperti mata yang menatap cakrawala baru.
Meskipun e-TR adalah dunia anyar bagi PPPK, tak ada rasa gentar mengemuka. Justru muncul gelombang optimisme—karena hal baru bukanlah raksasa yang mendekat, melainkan jembatan yang memanjang menuju profesionalisme yang lebih terang. Para PPPK menyerap setiap panduan bak spons pengetahuan, membuktikan bahwa adaptasi bukan hanya kemampuan, tapi naluri mereka sebagai ASN profesional yang sedang bertumbuh.
Ketua Pengadilan Agama Palangka Raya dalam arahannya menegaskan bahwa e-TR bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan cermin integritas, ritme kerja, dan rekam jejak satker yang hidup. Dengan pengisian yang tepat dan konsisten, kualitas kinerja lembaga dapat dibaca dengan lebih jernih, sekaligus memperkuat posisi Pengadilan Agama Palangka Raya dalam penilaian triwulan Badilag.
Seiring berjalannya pengarahan, suasana ruangan seakan berubah menjadi alur sungai tenang yang mengalirkan kepercayaan diri. Para PPPK tak lagi memandang e-TR sebagai hambatan, tetapi sebagai wahana untuk menunjukkan kompetensi yang mereka bawa dari masa pelatihan hingga masa tugas kini.
Pada akhirnya, kegiatan pengarahan ini bukan sekadar tatap muka singkat, tapi tonggak kecil yang menandai babak baru. Sebuah pernyataan tidak tertulis bahwa transformasi digital bukan hal yang perlu ditakuti—cukup dipelajari, dipahami, dan dijalani bersama.
Dan di Media Center pagi itu, perjalanan itu resmi dimulai. 🚀

