KUALA KAPUAS – Dampak musim kemarau yang melanda Kota Kuala Kapuas masih memicu gangguan pada pasokan air bersih secara umum hingga Selasa, 30 September 2026. Kendala penyaluran air dari PDAM setempat ini tercatat telah berlangsung selama beberapa minggu terakhir, di mana pihak penyedia masih memberlakukan sistem penggiliran buka-tutup. Akibatnya, pasokan air ke fasilitas tandon penampungan dan bak mandi di kantor Pengadilan Agama (PA) Kuala Kapuas Kelas I B sering terlambat terisi hingga kosong.
Merespons kondisi yang berkepanjangan tersebut, Sekretaris PA Kuala Kapuas, Murtodi, S.Kom., S.H., mengambil langkah taktis guna memastikan operasional kantor tetap berjalan lancar. Jajaran kesekretariatan memutuskan untuk membeli air tandon secara mandiri serta memberlakukan sistem piket pengisian air pada malam hari saat debit aliran air PDAM mulai mengalir.
Langkah antisipatif ini diambil mengingat air merupakan kebutuhan primer yang sangat vital. Ketersediaan air tidak hanya ditujukan bagi kebutuhan harian para pegawai, melainkan diprioritaskan demi kenyamanan dan kebersihan fasilitas bagi masyarakat serta para pihak berperkara yang datang berkunjung.
“Walaupun penyaluran air dari PDAM masih terkendala, saya pastikan akan tetap berusaha untuk memastikan ketersediaan air untuk para pihak ataupun pegawai tetap tersedia agar tidak menggangu pelayanan.”, tegas Murtodi saat memberikan keterangannya. Komitmen ini menjadi bukti kesiapsiagaan PA Kuala Kapuas dalam menjaga mutu pelayanan publik meski di tengah keterbatasan fasilitas. Tps