Harap Tunggu...

» Sampit » 1402. Kembali Sukses: Lelang BMN Paket Barang Inventaris Kantor PA Sampit Kelas IB di KPKNL Pangkalan Bun
1402. Kembali Sukses: Lelang BMN Paket Barang Inventaris Kantor PA Sampit Kelas IB di KPKNL Pangkalan Bun
  

Kembali Sukses: Lelang BMN Paket Barang Inventaris Kantor PA Sampit Kelas IB di KPKNL Pangkalan Bun

Sampit│pa-sampit.go.id

Pelaksanaan Lelang Barang Milik Negara (BMN) Pengadilan Agama Sampit berupa Paket Barang Inventaris Kantor Pengadilan Agama Sampit di KPKNL Pangkalan Bun yang dilaksanakan pada Senin (27/7/2026) berjalan dengan sukses. Lelang tersebut merujuk pada surat penetapan hari dan tanggal lelang dari Surat Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Pangkalan Bun Nomor: JL-392/1/KNL.1202/2026 tanggal 14 Juli 2026 Hal Penetapan Jadwal Lelang.

Acara dimulai tepat pukul 11.00 WIB dan dipandu oleh Pejabat Lelang KPKNL Pangkalan Bun, Tim Pengadilan Agama Sampit dihadiri oleh Sekretaris Isnaniyah, S.Ag. didampingi oleh Plt. Kasubbag Umum dan Keuangan Dwira Kurnianto Widodo, S.T. serta Teknisi Sarana dan Prasarana Muhammad Ifandi, S.T. Adapun terdapat penawaran lelang melalui aplikasi E-Lelang terlihat beberapa penawar Lelang BMN.

Dari penawar tersebut, nilai penawaran tertinggi senilai Rp. 4.261.700,- atas Basir dari nilai tawaran harga limit lelang senilai Rp. 2.581.700,-. Dengan demikian otomatis yang bersangkutan ditetapkan sebagai pemenang lelang.

Setelah ditetapkan pemenang lelang pejabat lelang, penjual (Bapak Dwira Kurniantor Widodo, S.T.) menandatangani lembar hasil pelaksanaan lelang dan bagi pemenang diwajibkan membayar harga senilai penawaran tersebut selambat-lambatnya 5 hari setelah pengumuman dan langsung menyetor PNBP lewat KPKNL Pangkalan Bun.

Dengan lelang BMN ini semoga pemanfaatan aset negara dan penerimaan Negara melalui (PNBP) lebih meningkat lagi, serta memastikan tata kelola aset yang tertib dan efisien, serta memberikan kepastian hukum dan transparansi dalam proses jual beli aset yang sudah tidak lagi digunakan secara efektif atau sudah barang rusak berat.

Berita Selanjutnya