Harap Tunggu...

» Sukamara » Disiplin Dimulai dari Hal Sederhana: Irfan Dwi Aprimadika Bunyi­kan Bel Pagi Tanda Doa Bersama di Pengadilan Agama Sukamara
Disiplin Dimulai dari Hal Sederhana: Irfan Dwi Aprimadika Bunyi­kan Bel Pagi Tanda Doa Bersama di Pengadilan Agama Sukamara
  

Disiplin Dimulai dari Hal Sederhana: Irfan Dwi Aprimadika Bunyi­kan Bel Pagi Tanda Doa Bersama di Pengadilan Agama Sukamara

Sukamara, 23 Februari 2026 – Budaya disiplin terus ditanamkan di lingkungan Pengadilan Agama Sukamara melalui berbagai kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut terlihat setiap pagi sebelum aktivitas pelayanan dimulai, yakni dengan dibunyikannya bel tanda dimulainya kegiatan doa pagi bersama.

Pada kesempatan terbaru, Irfan Dwi Aprimadika, A.Md., selaku aparatur Pengadilan Agama Sukamara, mendapat tugas membunyikan bel pagi sebagai penanda seluruh pegawai untuk segera berkumpul mengikuti doa bersama. Tepat pada waktu yang telah ditentukan, suara bel menggema di lingkungan kantor, menjadi simbol dimulainya aktivitas spiritual yang telah menjadi rutinitas institusi tersebut.

Kegiatan doa pagi bersama bukan sekadar agenda formalitas, melainkan bagian dari pembinaan mental dan penguatan integritas aparatur. Tradisi membunyikan bel pagi ini sengaja diterapkan sebagai instrumen sederhana namun efektif untuk melatih ketepatan waktu, kesiapsiagaan, serta rasa tanggung jawab setiap pegawai terhadap aturan yang telah disepakati bersama.

Kedisiplinan adalah fondasi utama dalam membangun pelayanan publik yang profesional. Ketepatan waktu mengikuti doa pagi mencerminkan kesiapan aparatur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya kepada masyarakat pencari keadilan. Dengan diawali doa bersama, diharapkan setiap pekerjaan yang dilakukan senantiasa bernilai ibadah dan membawa keberkahan.

Irfan Dwi Aprimadika menyampaikan bahwa tugas membunyikan bel pagi merupakan amanah yang sederhana namun bermakna. “Bel ini bukan hanya penanda waktu, tetapi juga pengingat bahwa setiap detik dalam pekerjaan kita harus dimulai dengan niat yang baik dan komitmen untuk melayani secara profesional,” ujarnya.

Suasana setelah bel dibunyikan tampak tertib. Seluruh aparatur segera menuju tempat yang telah ditentukan untuk mengikuti rangkaian doa pagi.

Rutinitas ini telah berlangsung secara konsisten dan menjadi budaya kerja yang mengakar di Pengadilan Agama Sukamara. Selain memperkuat aspek spiritual, kegiatan tersebut juga mempererat kebersamaan antarpegawai. Momentum berkumpul setiap pagi menjadi ruang untuk saling mengingatkan, memperbaiki diri, serta membangun semangat kolektif dalam mewujudkan peradilan yang bersih dan berwibawa. (zba/redpaskr)