Harmoni Batik dan Layanan Prima: Mengintip Suasana Kamis Pagi di PTSP PA Palangka Raya
PALANGKA RAYA – Suasana di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Agama (PA) Palangka Raya pada Kamis (22/01) tampak berbeda namun tetap dinamis. Perpaduan antara kearifan lokal melalui busana yang dikenakan petugas dan modernitas fasilitas kantor menciptakan atmosfer pelayanan yang nyaman bagi masyarakat pencari keadilan.
Sejak pintu pelayanan dibuka pukul 08.00 WIB, para petugas PTSP yang kompak mengenakan busana Batik khas daerah menyambut warga dengan senyum ramah. Penggunaan batik setiap hari Kamis ini menjadi identitas visual yang mempertegas sisi humanis dari lembaga peradilan di Kota Cantik ini.
Warna-warni motif batik, mulai dari corak khas Kalimantan Tengah hingga motif nusantara lainnya, menghiasi meja-meja pelayanan. Hal ini memberikan kesan yang tidak kaku, sehingga masyarakat yang datang untuk berkonsultasi atau mendaftarkan perkara merasa lebih tenang dan diterima.
“Pelayanan di hari Kamis terasa lebih sejuk dipandang karena petugasnya memakai batik. Terasa lebih dekat dengan masyarakat namun tetap sangat profesional,” ujar salah satu pengunjung yang sedang mengurus administrasi kependudukan terkait perkara hukumnya.
Pimpinan PA Palangka Raya terus menekankan bahwa peningkatan fasilitas dan pemeliharaan tradisi budaya adalah dua hal yang berjalan beriringan. Dengan mesin yang optimal dan petugas yang bangga akan identitas bangsanya, PA Palangka Raya optimis dapat terus mempertahankan standar pelayanan publik yang berkualitas.
Suasana hari Kamis di PTSP PA Palangka Raya bukan sekadar rutinitas, melainkan potret nyata bagaimana sebuah instansi pemerintah bertransformasi menjadi lembaga yang modern, namun tetap berpijak pada nilai-nilai luhur budaya.
Follow juga akun Media Sosial PA Palangka Raya
Instagram : pa_palangka_raya
facebook : pengadilan agama palangka raya
youtube : PA Palangkaraya
#humasmahkamahagung #ditjenbadilag #pengadilanagama #pa_palangkaraya #pta_palangkaraya

