Awali Tahun 2026, WKPTA Palangka Raya Lakukan Pembinaan di PA Palangka Raya
PALANGKA RAYA – Mengawali agenda kerja di tahun 2026, Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palangka Raya melaksanakan kunjungan pembinaan dan pengawasan di Pengadilan Agama (PA) Palangka Raya pada Senin (12/01). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua PTA Palangka Raya, Drs. H. Arifin, M.H. Panitera dan Sekretaris
Suasana Hangat dan Penuh Kekeluargaan
Dalam sambutannya, Drs. H. Arifin, M.H. mengawali pembinaan dengan nada berkelakar yang mencairkan suasana. Beliau menyampaikan permohonan maaf karena baru bisa melakukan pembinaan secara resmi meskipun sudah bertugas di PTA Palangka Raya selama lebih dari setengah tahun.
“Bukan bermaksud menganaktirikan, tapi karena jaraknya sangat dekat dengan kantor PTA, jadi malah sering terlewati. Makanya, mengawali tahun ini kita mulai dari PA Palangka Raya. Takutnya belum sempat ke sini, saya keburu pindah,” ujarnya disambut tawa para hadirin.
Bukan Mencari Kesalahan, Tapi Beriktikad Baik
Beliau menegaskan bahwa fungsi PTA sebagai instansi tingkat banding adalah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap seluruh PA di bawah yurisdiksinya. Namun, beliau menekankan bahwa tujuan kedatangannya bukan untuk mencari-cari kekurangan. Tujuan Utama: Melakukan evaluasi dengan iktikad baik. Visi: Memastikan tata kelola peradilan menjadi lebih baik di masa depan. Prinsip: Bukan untuk menyalahkan, melainkan untuk memberikan arahan agar performa satuan kerja semakin meningkat.
Apresiasi Prestasi Nasional
Dalam kesempatan tersebut, WKPTA juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian luar biasa PA Palangka Raya pada tahun 2025. Diketahui, PA Palangka Raya berhasil menyabet Peringkat I Nasional dalam kategori penyelesaian perkara eksekusi.
Drs. H. Arifin, M.H. optimis bahwa peluang untuk meraih prestasi di bidang lain masih sangat terbuka lebar. Beliau berpesan agar seluruh aparatur menjaga soliditas dalam bekerja.
“Semua tergantung kita semua. Kalau kita kompak dan bersatu, insyaallah pekerjaan yang berat menjadi ringan, dan pekerjaan yang sulit menjadi mudah,” pungkasnya.

