Harap Tunggu...

» Palangka Raya » Senyum Bahagia Suci Febrina, S.Kom Menggema Setelah Meraih Nilai Sempurna pada Evaluasi Orientasi PPPK Tahap II Mahkamah Agung RI
Senyum Bahagia Suci Febrina, S.Kom Menggema Setelah Meraih Nilai Sempurna pada Evaluasi Orientasi PPPK Tahap II Mahkamah Agung RI
  

Senyum Bahagia Suci Febrina, S.Kom Menggema Setelah Meraih Nilai Sempurna pada Evaluasi Orientasi PPPK Tahap II Mahkamah Agung RI

Palangka Raya, 11 Desember 2025

Senyum bahagia tidak pernah lepas dari wajah Suci Febrina, S.Kom sejak pagi hari ketika hasil Evaluasi Orientasi PPPK Tahap II yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia diumumkan. Dengan langkah mantap dan wajah cerah, Suci menjadi pusat perhatian setelah dinyatakan meraih nilai sempurna, sebuah pencapaian yang tidak hanya membanggakan dirinya, tetapi juga satuan kerja tempat ia bertugas.

Di tengah suasana tegang yang menyelimuti ruangan evaluasi, Suci tampak menjadi salah satu peserta yang paling tenang. Ia telah mempersiapkan diri sejak jauh hari, mempelajari setiap materi orientasi dengan tekun, mulai dari struktur peradilan, kode etik aparatur, hingga budaya kerja Mahkamah Agung. Saat pengumuman nilai dibacakan, senyum lebarnya seolah menjadi simbol kebahagiaan sekaligus pembuktian atas kerja keras dan dedikasi yang selama ini ia bangun.

“Saya benar-benar tidak menyangka mendapatkan nilai sempurna. Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik, mematuhi proses, dan memahami setiap materi dengan sebaik mungkin,” ucap Suci dengan mata berbinar, menggambarkan rasa syukur yang mendalam.

Evaluasi Orientasi PPPK Tahap II Mahkamah Agung RI dikenal sebagai salah satu proses pembekalan paling penting bagi para PPPK yang akan bertugas di lingkungan peradilan. Evaluasi ini mencakup sejumlah aspek, mulai dari:

  • Pemahaman lembaga peradilan dan kewenangan MA
  • Kode etik serta nilai dasar aparatur peradilan
  • Simulasi penyelesaian tugas administrasi peradilan
  • Penguatan integritas, profesionalitas, dan akuntabilitas
  • Komitmen dalam pelayanan publik yang berintegritas

Hasil sempurna yang diperoleh Suci menunjukkan tingkat penguasaan materi yang luar biasa. Para penguji pun dikabarkan memberikan apresiasi atas ketenangan, sistematika jawaban, serta ketepatan analisis yang ia tampilkan selama sesi evaluasi berlangsung. Salah satu rekan peserta bahkan mengungkapkan kekagumannya. “Dari awal sudah terlihat bahwa Suci sangat siap. Dia belajar tanpa henti dan sering membantu peserta lain memahami materi. Nilai sempurna itu benar-benar pantas ia dapatkan,” ungkapnya.

Dalam kesehariannya, Suci memang dikenal sebagai pribadi yang teliti, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Rekan kerjanya di satuan kerja menyebut bahwa setiap tugas yang diberikan selalu ia selesaikan dengan rapi dan tepat waktu. Karakter tersebut tercermin jelas dalam cara ia menyiapkan diri untuk evaluasi orientasi.

Suci mengaku membagi waktu antara pekerjaan dan belajar. Setiap malam ia menyempatkan membaca ulang modul orientasi, mencatat poin penting, dan membuat rangkuman kecil yang membantunya mengingat materi secara efektif.

“Saya tidak ingin hanya lulus. Saya ingin memahami makna di balik setiap materi orientasi, terutama nilai-nilai dasar Mahkamah Agung yang harus kami terapkan dalam tugas sehari-hari,” ujarnya.

Pencapaian Suci tidak hanya membahagiakan dirinya pribadi, tetapi juga membawa kebanggaan bagi kantor tempat ia mengabdi. Para atasan dan rekan kerjanya memberikan ucapan selamat serta dukungan penuh. Nilai sempurna tersebut dianggap sebagai gambaran profesionalisme dan kualitas SDM yang dimiliki satuan kerja tersebut.

Meski telah meraih hasil tertinggi, Suci mengaku bahwa pencapaian ini bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ia menyadari bahwa bekerja di lingkungan peradilan membutuhkan integritas tinggi, kemampuan bekerja cepat, serta pemahaman mendalam mengenai aturan hukum dan prosedur administrasi.

“Capaian ini saya jadikan motivasi untuk bekerja lebih baik lagi. Saya ingin menjadi PPPK yang dapat diandalkan, memberikan pelayanan terbaik, dan menjaga nama baik lembaga peradilan,” ujar Suci dengan penuh tekad.

Dengan senyum bahagia yang masih terpancar, Suci menutup hari itu dengan rasa syukur. Nilai sempurna pada Evaluasi Orientasi PPPK Tahap II menjadi catatan manis dalam perjalanan kariernya—sebuah pencapaian yang akan selalu dikenang sebagai bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan ketulusan tidak pernah mengkhianati hasil.

Follow juga akun Media Sosial PA Palangka Raya

Instagram : pa_palangka_raya

facebook : pengadilan agama palangka raya

youtube : PA Palangkaraya

#humasmahkamahagung #ditjenbadilag #pengadilanagama #pa_palangkaraya #pta_palangkaraya