Harap Tunggu...

» Palangka Raya » Mamapas Lewu 2025: Wakil Walikota Palangka Raya Ajak Warga Jaga Keseimbangan Alam
Mamapas Lewu 2025: Wakil Walikota Palangka Raya Ajak Warga Jaga Keseimbangan Alam
  

Mamapas Lewu 2025: Wakil Walikota Palangka Raya Ajak Warga Jaga Keseimbangan Alam

Palangka Raya, Jum’at (5/12/2025) – Wakil Walikota Palangka Raya, Achmad Zaini, hadir dalam perayaan ritual adat Mamapas Lewu Tahun 2025 di Halaman Kantor Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora). Dalam sambutannya, beliau tidak hanya menekankan pentingnya pelestarian budaya Dayak, tetapi juga mengaitkannya dengan kesadaran menjaga keseimbangan alam dan lingkungan.

Achmad Zaini menjelaskan bahwa esensi dari ritual Mamapas Lewu adalah refleksi spiritual tentang bagaimana masyarakat menjaga keseimbangan dengan alam dan lingkungan sekitar. Tradisi ini menjadi pengingat kolektif bahwa manusia tidak dapat hidup terpisah dari lingkungan tempat tinggalnya.

“Mamapas Lewu adalah momen suci untuk kita menyucikan kota. Lebih dari itu, ini adalah momen untuk menjaga keseimbangan kita dengan alam dan lingkungan. Kita harus senantiasa menjaga dan selalu mengingatkan pentingnya hal ini. Karena kalau terjadi kerusakan, maka dampaknya akan sangat terasa,” ujar Wakil Walikota.

“Kita merasa prihatin atas bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Ut ara dan sekitarnya baru-baru ini. Bencana tersebut menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa menjaga lingkungan adalah kunci utama untuk mencegah musibah,” tambahnya.

Beliau berharap, melalui ritual Mamapas Lewu, kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian alam di Palangka Raya semakin menguat, sehingga Kota Cantik ini dapat terhindar dari dampak buruk kerusakan lingkungan. Wakil Walikota juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota, melalui dinas terkait, akan terus mensupport upaya pelestarian budaya dan lingkungan yang selaras dengan nilai-nilai adat.

Acara Mamapas Lewu dihadiri oleh jajaran FKPD, termasuk perwakilan dari Pengadilan Agama Palangka Raya, dan berlangsung khidmat, ditutup dengan doa bersama memohon keselamatan bagi seluruh bangsa.