Palangka Raya || 23 Mei 2019

Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Tengah sukses menggelar kegiatan Diskusi Hukum yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Tengah ( Dr.H. H. Imron Rosyadi, S.H., M.H) dan di hadiri pula Ketua para Ketua PA dilingkungan PTA Kalimantan Tengah  beserta jajarannya, serta diikuti oleh para Hakim Tinggi , Panitera, Panitera Muda, Panitera Pengganti. Kegiatan Diskusi Hukum ini mengangkat beberapa permasalahan hukum diantaranya :

*  Kedudukan dan Hak Turut Tergugat dalam Perkara Perdata; (PA. Palangka Raya)

* Penetapan Lembaga Dwangsom Dalam Hukum Keluarga; (PA. Pangkalan Bun)

* Intervensi Dalam Perkara Volunter; (PA. Sampit)

* Memahami Ultra Petita dan EX Officio Secara Tepat Untuk Mewujudkan Putusan Yang Berkualitas; (PA. Buntok)

* Memaknai Hubungan Perdata Dalam Putusan Mahkamah Konstitusi No.46/PUU-VIII/2010; (PA.Pulang Pisau)

* Permohonan Delegasi Eksekusi Putusan Pengadilan Agama; (PA. Kuala Pembuang)

* Permasalahan Hukum di Sekitar Itsbat Nikah. (PA. Kuala Kapuas)

Diskusi Hukum bertujuan untuk evaluasi, recovery, motivasi kinerja dan peningkatan kualitas hakim juga sebagai ajang silaturahmi antar sesama hakim. Kegiatan Diskusi Hukum ini dihadiri kurang lebih 40 orang hakim dari 13 (Tiga Belas) Pengadilan Agama se Koordinator Wilayah Pengadilan Tinggi AgamaKalimantan Tengah, yaitu Pengadilan Agama Palangka Raya, Pengadilan Agama Pangkalan Bun, Pengadilan Agama Muara Teweh, Pengadilan Agama Buntok, Pengadilan Agama Sampit, Pengadilan Agama Kuala Kapuas, Pengadilan Agama Nanga Bulik, Pengadilan Agama Sukamara, Pengadilan Agama Kuala Pembuang, Pengadilan Agama Kasongan, Pengadilan Agama Tamiang Layang, Pengadilan Agama Pulang Pisau dan Pengadilan Agama Kuala Kurun.