Kasongan, Rabu (21/11)

Ketua PTA. Kalteng, Syarif Usman, menyempatkan diri berkunjung ke Pengadilan Agama kasongan, pada Rabu (21/11) sore. Kunjungan ini merupakan rangkaian agenda terjadwal dari KPTA untuk meninjau kesiapan 7 pengadilan agama baru di wilayah yang dipimpinnya.

Kunjungan ini disambut hangat oleh segenap pegawai PA Kasongan. Sambutan ini pun diapresiasi dengan sangat semangat oleh KPTA, dengan yel-yel yang dipandunya sendiri.

"klo saya bilang "PA Kasongan" kalian teriak "maju! ", pandu KPTA yang baru pertama ini ke Pa Kasongan.  

Beliau berpesan agar semangat membangun lembaga baru ini harus terus dipupuk, jangan mudah melempem.

"konsekuensinya memang banyak job tupoksi yang bakal rangkap, seperti sekretaris juga akan mengerjakan pekerjaan Kasubbag Kepegawaian dan Ortala, atau Panitera mengerjakan tupoksi Pan mud Gugatan dan Permohonan, begitu juga hakim, harus ikut terlibat dalam mendampingi kinerja kepaniteraan dan kesekretariatan. Dan untuk itu kalian harus kreatif menyusun strategi teknis melaksanakan tupoksi tupoksi tersebut, jangan mudah menyerah.", paparnya lebih lanjut.

Meski sempat bimbang tentang keadaan PA Kasongan lantaran koordinasi yang belum optimal, namun beliau tetap yakin kesiapan PA Kasongan tidak kalah cepat dengan PA baru lainnya.

"dengan jangkauan yang terdekat ke PTA,  harusnya PA Kasongan ini bisa selangkah lebih maju", tandasnya lagi.

Tak lupa pula, beliau mengingatkan pentingnya disiplin dan atribut kantor dan kepegawaian agar dapat menunjang tujuan sosialisasi PA Kasongan yang masih baru, agar masyarakat lebih akrab.

Kunjungan yang berdurasi sekitar 2 jam itu ditutup dengan sesi foto bersama di halaman kantor PA Kasongan. 

(erf/ksn)

Kasongan, 12 Nopember 2018

Bertempat di halaman Kantor Pengadilan Agama Kasongan, pimpinan dan segenap pegawai khidmat mengikuti upacara. Meski operasional kantor  belum efektif secara normal lantaran sarana dan prasarana yang belum tiba, namun semangat seluruh peserta upacara tetap menggelora. Dalam amanatnya, wakil ketua PA Kasongan,      M. Amir Syarifuddin, mengajak seluruh peserta untuk meneladani semangat juang para pahlawan.

"dahulu dengan senjata seadanya, para pejuang kita berhasil merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, itu bisa terwujud dengan dua hal, pertama, semangat juang yang tak kenal padam, kedua, keimanan yang kokoh kepada Tuhan Yang Maha Esa yang diejawantahkan lewat doa yang tiada henti", urai Wakil Ketua PA Kasongan lulusan perguruan tinggi di Jombang ini.